Suara.com - Roda kehidupan memang terus berputar. Nyatanya Danny Drinkwater yang punya label juara Liga Inggris atau Premier League kini bekerja sebagai kuli bangunan.
Nama Danny Drinkwater pasti sudah tidak asing bagi pecinta sepak bola khususnya Liga Inggris. Sebab, dirinya menimba ilmu sepak bola di akademi Manchester United.
Walau begitu, pemain kelahiran Manchester ini justru gagal bersinar bersama The Red Devils. Ia lebih banyak dipinjamkan ke klub lain seperti Huddersfield Town, Cardiff City, Watford, hingga Barsnley FC.
Pada akhirnya Manchester United melepaskan Drinkwater ke Leicester City pada tahun 2012 silam.
Menariknya bersama The Foxes, karier Drinkwater justru mencuat. Puncaknya pada musim 2015/2016 ketika Leicester City menjadi tim kejutan yang keluar sebagai juara Premier League.
Drinkwater tampil dalam 35 pertandingan pada musim tersebut dengan sumbangan tiga gol dan tujuh assist. Sontak namanya pun semakin menanjak.
Chelsea akhirnya meminang pria yang kini berusia 34 tahun pada Agustus 2017. Sayangnya kariernya justru jeblok bersama The Blues.
Pemain berposisi sebagai gelandang ini banyak dipinjamkan Chelsea ke Burnley, Aston Villa, Kasimpasa, hingga Reading. Namun, performanya tidak bisa meningkat dan memutuskan pensiun pada Oktober 2023.
Setelah pensiun, Drinkwater kini justru menjadi sorotan. Pasalnya terbaru ia mengunggah kabar bekerja di sebuah proyek bangunan.
Baca Juga: 3 Klub Liga Inggris yang Bisa Jadi Pelabuhan Baru Justin Hubner
"Lagi di proyek hari ini," tulis Drinkwater di Instagram Stories.
Postingan tersebut akhirnya menyedot perhatian publik. Bahkan banyak pecinta sepak bola yang memberikan respons negatif karena menyebut eks Chelsea ini berada di titik terendah dalam hidupnya.
Akan tetapi, Drinkwater justru mengatakan tidak ada salahnya bekerja sebagai proyek bangunan karena ini adalah pilihannya.
"Beberapa dari pesan-pesan ini, bersikaplah yang pantas. Saya berada di lokasi proyek! Ini adalah sebuah pilihan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Situasi Darurat Selamatkan Posisi Elkan Baggott di Ipswich Town! Debut di Liga Inggris Kian Dekat
-
Manchester United Gelontorkan Rp1,8 Triliun Demi Bek 18 Tahun Leny Yoro, Apa Gak Boros?
-
Cerita Derby County Pernah Minati Bambang Pamungkas, Kini Incar Elkan Baggott
-
Here We Go! Elkan Baggott Diminati 2 Klub Liga Inggris, Ipswich Town Bakal Melepasnya?
-
Skandal Nyanyian Rasis Enzo Fernandez Berbuntut Panjang, Berujung Didepak dari Chelsea?
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Borneo FC Lagi Garang-garangnya, Nadeo Harap Pesut Etam Lumat Persib di Samarinda
-
Tak Terbeban Nama Besar Ayah, Rafa Abdurrahman Fokus Buktikan Diri di Timnas Indonesia U-20
-
Dukungan untuk Iran di Piala Dunia 2026 Bikin Keisuke Honda Kehilangan Kontrak dari Perusahaan AS
-
Bek Persib Frans Putros Soroti Situasi Timur Tengah Jelang Play-off Piala Dunia 2026
-
Posisi Maarten Paes Aman di Bawah Pelatih Anyar Ajax Amsterdam?
-
Pernah Ditemui Indra Sjafri, Winger Keturunan Indonesia Teken Kontrak di FC Twente
-
Thom Haye Dapat Lampu Hijau Tinggalkan Indonesia
-
Persib Puncaki Klasemen, Bojan Hodak Santai Hadapi Tekanan Borneo FC
-
Ole Romeny Bantah Isu Patah Kaki, Bisa Gabung ke Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Statistik Kevin Diks saat Jadi Kapten dan Bantu Monchengladbach Hajar St. Pauli