Suara.com - Federasi Sepak Bola Argentina (AFA) mengajukan protes resmi ke FIFA terkait insiden yang terjadi pada laga perdana timnas Argentina di Olimpiade 2024.
Pertandingan melawan Maroko yang berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Maroko diwarnai sejumlah kontroversi.
Dikutip dari TyC Sport, Claudio Tapia, Presiden AFA, mengungkapkan kekecewaannya atas perlakuan yang diterima timnas Argentina.
"Presiden AFA Claudio Tapia membenarkan bahwa mereka telah mengajukan protes ke FIFA atas apa yang terjadi pada laga pertama Grup B Olimpiade 2024," tulis TyC Sports.
Menurut Tapia, penundaan pertandingan yang cukup lama akibat ulah penonton dan keputusan wasit yang kontroversial sangat merugikan timnya.
Kekalahan Argentina dari Maroko diwarnai sejumlah insiden.
Gol penyama kedudukan Argentina yang dicetak pada menit akhir pertandingan dianulir oleh wasit setelah dilakukan tinjauan VAR.
Keputusan ini memicu protes dari kubu Argentina.
Sebelum gol dianulir, pertandingan sempat terhenti cukup lama akibat masuknya penonton ke lapangan.
Baca Juga: Banyak Kontroversi, Ketum PSSI-nya Kolombia Ogah Mundur: Merasa Dilindungi Presiden
Keadaan ini membuat para pemain Argentina harus menunggu cukup lama di ruang ganti sebelum pertandingan dilanjutkan.
"Menunggu hampir dua jam di ruang ganti setelah masuknya penonton Maroko dan kekerasan yang dialami delegasi Argentina," ucap Tapia.
AFA berargumen bahwa keputusan wasit untuk melanjutkan pertandingan setelah insiden tersebut bertentangan dengan peraturan.
Tapia juga menyoroti kekerasan yang dialami oleh delegasi Argentina selama insiden tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Emil Audero Ungkap Alasan Lanjutkan Laga Saat Jadi Korban Petasan Lawan Inter Milan
-
Tanpa Berlusconi, AC Milan Kehilangan Jati Diri, Balik ke Liga Champions Jadi Kunci
-
Franck Ribery Terseret Epstein File, Fakta Kasus Prostitusi Gadis 14 Tahun Terkuak
-
Jordi Cruyff Janji Ajax Bakal Jor-joran di Bursa Transfer, Rekrut Pemain Timnas Indonesia Lagi?
-
Persib Bandung Diberondong Tiga Gol Ratchaburi FC, Apa yang Terjadi?
-
Bigmatch Inter Milan Vs Juventus: Chivu Siapkan Senjata Rahasia di Derby dItalia
-
Tottenham Hotspur Pecat Thomas Frank, Bagaimana Nasib Pelatih Keturunan Indonesia?
-
Hasil ACL Elite: Nasib Berbeda Wakil Thailand dan Malaysia, Al Ittihad Pesta Gol
-
BRI Super League: Bek anyar PSIM Yogyakarta berpeluang debut kontra Persik Kediri
-
Hasil Pertandingan ACL 2: Ratchaburi FC Lumat Persib Bandung 3-0, Debut Pahit Layvin Kurzawa