Suara.com - Salah satu mimpi buruk masa lalu Timnas Indonesia U-19 adalah pernah dibantai 6 gol oleh Thailand. Meski 2 gol hiburan dicetak garuda muda. Tapi ini tetap satu hal yang tidak terulang lagi.
Kekalahan telak itu terjadi pada Piala AFF U-19 2014 di Mình National Stadium Vietnam, Jumat (6/9/2014).
Pada ajang AFF U-19 Youth Championship 2014, timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Thailand dengan skor akhir 2-6.
Pertandingan sengit yang berlangsung di Mình National Stadium pada Jumat, 6 September 2014 ini menjadi bukti dominasi Gajah Perang Muda.
Thailand berhasil membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-34 melalui sundulan cantik Patippan P. Namun, keunggulan ini tidak bertahan lama.
Indonesia mampu menyamakan kedudukan enam menit kemudian berkat gol cepat Alqomar Tehupelasury yang baru saja masuk menggantikan Febry Haryadi.
Sayangnya, kegembiraan Garuda Muda tidak berlangsung lama.
Tiga menit berselang, Attawit Sunchai sukses mengembalikan keunggulan Thailand melalui eksekusi penalti yang tenang.
Memasuki babak kedua, Thailand semakin menguasai jalannya pertandingan.
Baca Juga: Shin Tae-yong Buka-bukaan: Tolak Rayuan Menggiurkan K-League Demi Misi di Timnas Indonesia
Attawit Sunchai kembali mencatatkan namanya di papan skor, menggandakan keunggulan timnya.
Indonesia berusaha bangkit dan berhasil memperkecil ketertinggalan melalui gol Martinus.
Namun, semangat juang Garuda Muda pupus seketika setelah Sitichok Kanno mencetak dua gol tambahan dalam waktu yang relatif singkat.
Piyapong H. kemudian menutup pesta gol Thailand dengan gol penutup di menit-menit akhir pertandingan.
Dalam turnamen saat itu, Indonesia tergabung dalam Grup A bersama Thailand dan Myanmar.
Sementara itu, Grup B diisi oleh Jepang, Australia, dan Vietnam. Perlu diketahui bahwa Jepang turut berpartisipasi dalam turnamen ini atas undangan dari Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF).
Kini, Timnas Indonesia dan Thailand kembali bertemu dalam edisi Piala AFF u-19 2024. Mereka akan berlaga di partai final hari ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian