Suara.com - Nama Shin Tae-yong turut diseret-seret sesaat setelah pelatih Indra Sjafri baru saja mengantar Timnas Indonesia U-19 merengkuh trofi Piala AFF U-19 2024.
Diketahui Timnas Indonesia U-19 asuhan Indra Sjafri berhasil memetik kemenangan atas Thailand di laga final Piala AFF U-19 yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (29/7/2024) petang, lewat gol semata wayang Jens Raven.
Kemenangan itu membuat Timnas Indonesia U-19 keluar sebagai kampium di gelaran Piala AFF U-19. Ini kali kedua bagi Indra Sjafri mengantarkan skuat U-19 meraih trofi Piala AFF.
Belakangan, prestasi Indra Sjafri pun dikait-kaitkan dengan prestasi Shin Tae-yong yang menukangi Timnas Indonesia senior.
Meski tak apple to apple bila dibanding dengan Indra Sjafri, berikut sedikit ulasan mengenai prestasi yang direngkuh Shin Tae-yong bersama Timnas Indonesia
1. Mengerek Ranking FIFA
Shin Tae-yong tercatat resmi menukangi Timnas Indonesia pada 2020 silam tepat ketika covid-19 melanda.
Kala itu Timnas Indonesia tengah dalam performa buruknya dimana berstatus sebagai juru kunci di gelaran Kualifikasi Piala Dunia.
Skuat Garuda menelan lima kali kekalahan beruntun saat masih diarsiteki Simon McMenemy.
Sejurus dengan performa itu, peringkat Timnas Indonesia kala itu bertengger di papan bawah berdasar ranking FIFA yakni di urutan 173.
Setelah kedatangan Shin Tae-yong, skuat Timnas Indonesia dirombak sedemikian rupa hingga merekrut sejumlah pemain naturalisasi.
Terkini, ranking FIFA Timnas Indonesia meroket di urutan 134 dunia menyalip musuh bebuyutannya di kawasan ASEAN yakni Malaysia.
2. Tembus Pertama Kali 16 Besar Piala Asia
Berstatus sebagai tim underdog di grup D Piala Asia 2023, Timnas Indonesia justru sukses tampil mengejutkan.
Meski sempat dilumat Jepang dan Irak, Timnas Indonesia membuka asa setelah mampu menaklukkan Vietnam.
Kejutan pun tak sampai disitu, Asnawi Mangkualam dkk berhasil lolos ke fase 16 besar Piala Asia 2023 lewat jalur peringkat tiga terbaik setelah di laga lain Oman dan Kirgistan bermain imbang 1-1.
Langkah Timnas Indonesia yang melaju ke fase 16 besar itu menjadi sejarah tersendiri karena itu merupakan momen pertama kalinya skuat Garuda lolos dari fase grup Piala Asia.
3. Tembus Semifinal Piala Asia U-23
Selain menukangi Timnas Senior, Shin Tae-yong juga mendapat tugas mengarsiteki Timnas Indonesia U-23 yang berlaga di Piala Asia u-23.
Lagi-lagi Shin Tae-yong mengukir sejarah dengan mengantarkan skuat garuda U-23 tembus ke partai semifinal untuk pertama kalinya usai menjungkalkan Korea Selatan.
Di babak perempat final yang berlangsung di Stadion Abdullah bin Khalifa, Doha, Qatar pada Jumat (26/4/2024) tersebut, Timnas Indonesia mampu mempecundangi Korea Selatan tempat kelahiran Shin Tae-yong lewat adu tos-tosan.
Sayang, tren kemenangan itu terhenti di babak semifinal saat menghadapi Uzbekistan. Di mana di laga tersebut skuat garuda kalah 0-2.
4. Pastikan Tiket Piala Asia 2027
Di bawah asuhan pelatih Shin Tae-yong, Timnas Indonesia menunjukkan grafik meningkat.
Setelah menempatkan skuat Garuda menjadi runner up grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, secara otomatis memastikan satu tiket untuk berlaga di Piala Asia 2027.
5. Tembus Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026
Di luar gelaran Asia, Shin Tae-yong nyatanya juga membuktikkan diri sebagai juru taktik piawai ketika mengantarkan Timnas Indonesia tembus ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Timnas Indonesia tembus ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan status sebagai runner up Grup F.
Prestasi itu merupakan kali pertama skuat Garuda tembus ke putaran ketiga di ajang Kualifikasi Piala Dunia.
Di putaran ketiga nanti, Timnas Indonesia akan menghadapi China, Bahrain, Arab Saudi, Australia serta Jepang yang tergabung di Grup C.
6. Mengembalikan Macan Asia
Julukan macan asia pernah disematkan kepada Timnas Indonesia. Momen itu terjadi ketika skuat Garuda mengarungi laga di gelaran Asian Games 1954.
Di bawah asuhan pelatih Toni Pogacnik, Timnas Indonesia kala itu tampil trengginas. Mereka mampu menekuk India 3-0 hingga menjungkalkan Jepang dengan skor 5-3.
Timnas Indonesia kala itupun berhasil masuk ke babak semifinal sebelum kemudian terhenti setelah ditaklukkan China.
Namun masa keemasan sebagai macan asia itu menghilang sampai lebih dari dua dekade lamanya hingga terhenti di era Shin Tae-yong.
Di bawah asuhan eks pelatih Timnas Korsel itu, Timnas Indonesia kembali menjelma sebagai macan asia.
Hal itu dibuktikan dengan keberhasilan skuat Garuda menumbangkan Australia hingga Korea Selatan di laga Piala Asia 2023 lalu.
Secara keseluruhan sementara, sejak ditukangi Shin Tae-yong, Timnas Indonesia telah melakoni 47 laga dengan 24 kemenangan, 10 kali imbang serta 13 kekalahan.
Kemenangan terbesar diraih saat melumat Nepal di Kualifikasi Piala Asia dengan skor 7-0 dan kekalahan terbesar ketika digulung Irak pada babak Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta
-
Real Madrid Memanas! Federico Valverde Dilarikan ke RS Usai Baku-hantam dengan Tchouameni
-
Kabar Langit bagi Chelsea: Dua Bintang Besar Pulih Jelang Lawan Liverpool
-
Persis Solo vs Persebaya di Stadion Manahan, Polisi Siaga Penuh
-
Cedera Tak Kunjung Sembuh, Bek Borussia Dortmund Pilih Langkah Mengejutkan
-
Laga Hidup Mati Kontra Adhyaksa FC, Rahmad Darwan 'Bakar' Semangat Pemain Persipura
-
Sambut Piala Dunia 2026, Lay's Buat Euforia Nobar Makin Meriah
-
Indra Sjafri Hingga Bambang Pamungkas Bakal Ramaikan Tayangan Piala Dunia 2026
-
Ini Mahkotamu King! Pesepak Bola dan Selebriti Irlandia Desak Boikot Israel
-
Matthias Sindelar: Mozart Sepak Bola Austria yang Pernah Guncang Piala Dunia