Suara.com - Mantan gelandang Arsenal dan Barcelona yang kini menjabat pelatih kepala Como 1907, Cesc Fabregas memuji rekrutan anyar timnya yakni kiper Emil Audero.
Menurut Cesc Fabregas, Emil Audero akan menjadi tambahan penting bagi Como 1907 yang baru saja promosi ke Serie A 2024-2025.
“Emil adalah tambahan yang bagus untuk skuad. Ia bermain di level teratas sepak bola Italia," kata Cesc Fabregas dikutip Suara.com dari laman resmi Como 1907, Rabu (30/7/2024).
"Kami yakin ia akan menjadi pemain penting musim ini dan seterusnya, tumbuh bersama kami sembari melanjutkan proyek ambisius ini," tambahnya.
Merujuk pernyataan Fabregas, Emil Audero memang merupakan kiper yang banyak berkarier di kasta teratas Liga Italia atau Serie A.
Namun, Emil Audero lebih banyak bermain untuk klub-klub papan bawah seperti Sampdoria. Bahkan, dia pernah memperkuat Venezia FC di Serie B. Lalu seberapa hebat kiper berdarah Indonesia itu?
Menyitat data Transfermarkt, Emil Audero tercatat mengawali karier dari akademi Juventus. Dia bergabung dengan Juventus Youth pada 1 Juli 2008.
Setelahnya, Emil berturut-turut promosi ke Juventus U-17 pada 2012 dan naik ke Juventus U-19 setahun berselang.
Dua tahun menjadi bagian Juventus U-19, Emil Audero langsung promosi ke tim senior Bianconeri, tetapi kesulitan menembus tim utama hingga dipinjam Venezia pada musim 2017-2018.
Baca Juga: Bek Keturunan Seharga Rp69,53 Miliar Dibidik Como 1907, Makin Dekat Bela Timnas Indonesia?
Setelah kembali ke Juventus, Emil berturut-turut dipinjam Sampdoria selama semusim sebelum dipermanenkan pada 2019.
Bersama klub tersebut lah Emil mendapat banyak menit bermain. Transfermarkt mencatat pemain yang memiliki darah Indonesia dari ayahnya, Edy Mulyadi itu bermain 169 kali untuk Sampdoria di mana dirinya kebobolan 260 kali dan mencatatkan cleansheet sebanyak 38 kali.
Sementara saat masih membela Juventus, Emil Audero tercatat cuma tampil sekali di Serie A pada pekan terakhir musim 2016-2017 ketika Bianconeri menang 2-1 atas Bologna.
Sebelum pindah ke Como 1907, Emil Audero sempat dipinjamkan Sampdoria ke Inter Milan. Tercatat, dia tampil sebanyak enam kali yakni empat kali di Serie A, dan masing-masing sekali di Liga Champions dan Coppa Italia.
Dalam periode tersebut, Emil kebobolan delapan kali, tetapi turut mampu menciptakan cleansheet di dua pertandingan.
Kendati tidak banyak mendapat menit bermain saat membela tim besar Serie A, pengalaman Emil Audero di kasta teratas jelang penting untuk Como 1907.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Disorot Media Vietnam, Pakar Eropa Sebut Timnas Indonesia Belum Punya Talenta Luar Biasa
-
Bongkar Taktik Agresif Kurniawan Saat Timnas Indonesia U-17 Bantai Timor Leste
-
Klasemen Grup A Piala AFF U-17 2026: Indonesia dan Vietnam Memimpin
-
Persija Disindir The Jakmania, Mauricio Souza Buka Suara
-
Enggan Larut Euforia, Frans Putros Minta Persib Bandung Fokus Hadapi Dewa United
-
FIFA Godok Playoff Tambahan Piala Dunia 2026, Peluang Timnas Indonesia Bakal Ikut?
-
Kobbie Mainoo Menghilang, Manchester United Tumbang, Carrick Beri Penjelasan
-
Legenda Timnas Indonesia Puji Gol Akrobatik Pemain Garuda Muda ke Gawang Timor Leste
-
Aksi El Preman Justin Hubner di Belanda: Bela Pemain Timnas Indonesia, Labrak NAC Breda
-
Bantai Timor Leste 4-0, Kurniawan Dwi Yulianto Soroti Kelemahan Timnas Indonesia U-17