Suara.com - Elkan Baggott siap melakoni lompatan karir yang luar biasa, saat dia tidak sedang dipakai jasanya di Timnas Indonesia. Setelah hanya berlaga di kasta ketiga Liga Inggris musim lalu, bek muda berbakat ini kini akan berjibaku di panggung Premier League yang jauh lebih kompetitif.
Pelatih Ipswich Town, Kieran McKenna, dengan lugas mengakui bahwa timnya akan menghadapi tantangan yang sangat berat di musim ini.
Promosi beruntun dari League One hingga Premier League dalam kurun waktu dua tahun adalah pencapaian yang langka, namun juga menghadirkan tekanan tersendiri.
Mayoritas pemain Ipswich Town masih terbiasa dengan ritme pertandingan di kasta ketiga, sementara Premier League menuntut level permainan yang jauh lebih tinggi.
McKenna, yang sempat didekati oleh klub-klub besar seperti Chelsea dan Manchester United, tetap setia bersama Ipswich Town.
Meski demikian, ia tidak memungkiri bahwa timnya akan menghadapi kesulitan besar.
"Ini adalah lompatan raksasa, mungkin yang terbesar dalam sejarah sepak bola," ujar McKenna dikutip EADT.
"Terutama bagi kami yang mendaki dua divisi dalam waktu singkat."
Bagi Elkan Baggott, tantangan ini terasa semakin berat.
Baca Juga: Media Vietnam Akhirnya Kagumi Peningkatan Performa Timnas Indonesia U-19
Sementara rekan-rekannya telah mengasah kemampuan di Divisi Championship musim lalu, Baggott justru lebih banyak menghabiskan waktu di bangku cadangan sebelum akhirnya dipinjamkan ke Bristol Rovers di League One.
Dengan kata lain, dari Liga 3 Inggris langsung ke kasta tertinggi!
Meski begitu, Baggott menunjukkan perkembangan yang positif selama pramusim.
Ia telah mendapatkan kesempatan bermain dalam beberapa laga uji coba, termasuk saat menghadapi Shakhtar Donetsk dan Fortuna Dusseldorf.
Meskipun tidak ditempatkan di posisi aslinya sebagai bek tengah, pengalaman berharga telah didapatkan oleh pemain berusia 21 tahun ini.
McKenna menyadari bahwa dukungan dari seluruh pihak sangat penting bagi kesuksesan tim.
"Kami butuh semua tenaga dari setiap pemain, setiap suporter, dan setiap anggota staf," tegasnya.
Dengan tinggi badan 196 cm, Baggott berpotensi menjadi sosok yang penting dalam skema permainan Ipswich Town, terutama dalam duel-duel udara.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
Terkini
-
Final Liga Champions: PSG Menggila di Depan, Arsenal Tak Tergoyahkan di Belakang
-
Daftar Klub Inggris Paling Sukses di Eropa: Liverpool Masih Juara, Arsenal Coba Cetak Sejarah
-
Hanya Ada 8 Klub! Misi Eks Barcelona Bawa PSG Samai Rekor Real Madrid di Liga Champions
-
Berapa Duit yang Dikantongi Juara Liga Champions? Yang Kalah Cuma Dapat Rp1,2 Triliun
-
Arsenal Terancam Tumbang? PSG Punya Keunggulan 7.000 Menit Jelang Final Liga Champions
-
10 Pelatih Legendaris dengan Rekor Ciamik di Piala Dunia, Siapa Paling Berkesan?
-
Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027
-
Luis de la Fuente Wanti-wanti Lamine Yamal Jelang Debut Piala Dunia, Apa Isinya?
-
Barcelona Dikabarkan Sepakat Boyong Anthony Gordon dari Newcastle United
-
Cinta Mati Real Madrid! Vinicius Junior Mengaku Tak Sanggup Bayangkan Pakai Jersey Klub Lain