Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia muda Indra Sjafri diprediksi bakal kesulitan mendapatkan pemain lokal dari klub Liga 1 untuk melakono Kualifikasi Piala Asia U-20 2025 dan Seoul Earth On Us Cup. Sebab pertandingan itu tidak masuk kalender FIFA.
Ketua BTN Sumarji mengatakan pemain lokal Liga 1 bisa dimainkan atau tidak nantinya tergantung pelatih klub.
"Kalau dipanggil, tetapi kalau tidak dipanggil, secara otomatis berarti kan anak-anak tetap berada di klub masing-masing. Semua kembali ke tim pelatih, pelatih manggil atau tidak," kata Sumarji kepada wartawan di Jakarta, Rabu malam.
"Kembali lagi itu tergantung kebutuhan klub itu sendiri. Artinya kalau di klub, itu jadi starter. Secara otomatis pasti pelatih punya pemikiran lain. intinya seperti itu."
Timnas Indonesia U-19 akan segera menguji kemampuannya di kancah internasional dengan berpartisipasi dalam turnamen Seoul Earth On Us Cup.
Turnamen bergengsi ini akan berlangsung di Seoul Mokdong Syadium, Korea Selatan, mulai tanggal 28 Agustus hingga 1 September mendatang.
Skuad Garuda Muda akan berhadapan dengan lawan-lawan tangguh seperti Argentina, Thailand, dan tuan rumah Korea Selatan.
Pertandingan-pertandingan sengit ini akan menjadi ajang yang sangat berharga bagi para pemain muda Timnas Indonesia untuk mengasah kemampuan dan meraih pengalaman berharga.
Tujuan utama dari partisipasi Timnas Indonesia U-19 dalam turnamen ini adalah sebagai bagian dari persiapan menuju Kualifikasi Piala Asia U-19.
Turnamen ini akan menjadi batu loncatan yang sangat penting bagi Timnas Indonesia U-19 untuk mencapai target utama mereka, yaitu lolos ke putaran final Piala Asia U-20 2025.
Indonesia tergabung dalam grup F bersama Yaman, Timor Leste, dan Maladewa pada Kualifikasi Piala Asia U-19.
Hanya juara grup yang akan langsung lolos ke putaran final. Selain itu, ada lima runner-up terbaik dari 10 grup yang juga berhak lolos.
Untuk bisa tampil di Piala Dunia U-20 2025, Timnas Indonesia U-19 harus terlebih dahulu berhasil menembus babak semifinal Piala Asia U-20.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Timnas Indonesia Resmi Hadir di EA Sports FC 26
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Timnas Iran Minta Visa Khusus di Piala Dunia 2026, Otoritas AS Masih Cuek Bebek
-
Siapkan Rp900 Miliar Manchester United Selangkah Lagi Dapatkan Pengganti Casemiro
-
Bekas Kota Komunis Bersiap Panen Cuan di Final Liga Champions Arsenal vs PSG
-
Final Liga Champions: PSG Menggila di Depan, Arsenal Tak Tergoyahkan di Belakang
-
Daftar Klub Inggris Paling Sukses di Eropa: Liverpool Masih Juara, Arsenal Coba Cetak Sejarah
-
Hanya Ada 8 Klub! Misi Eks Barcelona Bawa PSG Samai Rekor Real Madrid di Liga Champions
-
Berapa Duit yang Dikantongi Juara Liga Champions? Yang Kalah Cuma Dapat Rp1,2 Triliun
-
Arsenal Terancam Tumbang? PSG Punya Keunggulan 7.000 Menit Jelang Final Liga Champions