Suara.com - Pertandingan puncak sepak bola Olimpiade Paris 2024 akan mempertemukan dua raksasa Eropa, Prancis dan Spanyol. Kedua tim ini telah menunjukkan performa impresif sepanjang turnamen dan siap bertempur memperebutkan medali emas.
Timnas Prancis U-23, yang ditukangi oleh legenda hidup Thierry Henry, berhasil mencapai final setelah melewati rintangan berat.
Di fase gugur, mereka menumbangkan Argentina sebelum menaklukkan tim kuda hitam, Mesir, untuk mengamankan tiket ke partai puncak.
Sementara itu, Spanyol, asuhan Santi Denia, juga menunjukkan konsistensi tinggi dengan mencetak gol 12 gol dalam lima pertandingan. La Roja sukses menyingkirkan Jepang dan Maroko untuk mencapai final.
Bedah Statistik Prancis
Menyitat Total Football Analysis, statistik mengungkap kekuatan utama Prancis terletak pada lini serangnya yang tajam. Les Bleus memimpin dalam hal jumlah tembakan dengan 96 percobaan, serta unggul dalam hal umpan silang dengan 103 kali.
Mereka mendominasi dalam dribel 1 lawan 1, dengan 200 dribel sukses dan memimpin dalam hal sentuhan di area penalti dengan 132 kali.
Mereka berada di peringkat ke-5 dalam pelanggaran yang diderita (53) dan berada di puncak daftar dalam hal tendangan sudut yang dilakukan (45).
Secara defensif, Prancis U23 berada di peringkat ke-4 dalam hal tembakan ke gawang (53) dan ke-5 dalam hal tembakan yang diblok (16).
Baca Juga: Breakingnews! Desak Made Rita Gagal ke Semifinal Panjat Tebing Speed Putri Olimpiade 2024
Mereka berada di peringkat ke-2 dalam duel defensif (399) dan intersepsi (210). Mereka berada di peringkat ke-3 dalam duel udara (150) dan ke-2 dalam hal kehilangan bola (534).
Mereka berada di peringkat ke-3 dalam intensitas tantangan (5,5) dan PPDA (9,08). Mereka memimpin dalam hal pelanggaran yang dilakukan (82) dan berada di peringkat ke-4 dalam hal kartu kuning (11) dan ke-5 dalam hal kartu merah (1).
Dalam membangun serangan, Prancis U-23 berada di peringkat ke-2 dalam hal total operan (2.534) dan operan kunci (20) serta operan ke sepertiga akhir (324). Mereka unggul dalam operan cerdas (16) dan berada di peringkat ke-2 dalam operan progresif (344).
Mereka berada di peringkat pertama dalam hal lari progresif (158) dan berada di peringkat ke-3 dalam penyelesaian mendalam (45). Tingkat operan mereka yang tinggi dan permainan membangun yang efektif menggarisbawahi penguasaan bola dan kemampuan menyerang mereka yang kuat.
Pemain Kunci Prancis
Salah satu kunci kesuksesan Prancis adalah penampilan gemilang Michael Olise.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
BRI Dukung Kebijakan Dana SAL demi Perkuat Intermediasi Perbankan
-
Transformasi Digital Kampus, BTN & Undip Resmi Luncurkan KTM Co-Branding Bagi 17.000 Mahasiswa Baru
-
Ratusan Ribu USD Disita dari Bandung dan Tangerang Terkait Kasus Suap Pajak Banjarmasin
-
Perbedaan Eye Serum dan Eye Cream, Mana yang Lebih Bagus?
-
SMGR Hidupkan Lagi Semen Kujang, Bidik Kuasai Pasar Jawa Barat
-
Pemerintah Buka Peluang Perpanjang Penempatan Dana SAL, BRI Sambut Positif
-
Polrestabes Bandung Sita 176.970 Butir Obat Keras Ilegal, 68 Tersangka Ditangkap
-
Likuiditas Menguat, BRI Perluas Penyaluran Kredit Berkualitas ke Sektor Produktif
-
Gugat Praperadilan, Tim Hukum Febrie Adriansyah Soroti Cacat Prosedur dan Dobel Penetapan Tersangka
-
Bedah Plastik Thailand Kian Diminati, Ini Alasan Standar Internasional Jadi Magnet Pasien Indonesia