Suara.com - Media Vietnam, GiaoDucThoiDai, menebar ancaman kepada Timnas Indonesia menyusul mulai pulihnya bek andalan The Golden Star Warriors, Doan Van Hau jelang Piala AFF 2024.
Mereka menyebut keberadaan Doan Van Hau di Timnas Vietnam akan menjadi ancaman serius untuk Timnas Indonesia di Piala AFF 2024 di mana kedua negara berada dalam satu grup yang sama.
Doan Van Hau merupakan nama yang tak asing bagi penggemar sepak bola Indonesia. Bek berusia 25 tahun itu terkenal kasar dan tak segan mencederai lawannya.
Aksi kasarnya pernah mencederai gelandang Timnas Indonesia, Evan Dimas Darmono di final SEA Games 2019. Evan bahkan harus menggunakan kursi roda pasca pertandingan.
Van Hau, yang lama menepi karena harus menjalani operasi di Singapura pada November 2023 lalu akibat masaah ditumit kananya, kini diperkirakan bakal segera pulih.
Bahkan, sang pemain diprediksi bisa segera membela klubnya, Cong an Hanoi di V League 2024-2025 setelah terlihat sudah mulai berlatih bersama rekan-rekannya.
Andai performanya kembali meningkat, bukan tidak mungkin Van Hau dipanggil pelatih Kim Sang Sik untuk memperkuat Timnas Vietnam di Piala AFF 2024 akhir tahun ini.
"Jika performanya segera pulih, Van Hau berpeluang bergabung dengan tim Vietnam di FIFA Days dan Piala AFF akhir tahun ini,” tulis media Vietnam, GiaoDucThoiDai dikutip Suara.com pada Kamis (8/8/2024).
"Doan Van Hau dikenal sebagai pemain dengan gaya bermain yang agak kasar. Pemain berusia 25 tahun ini juga kerap bermain sangat keras."
Baca Juga: Baru Gabung MU, Striker Berdarah Afrika Bisa Dipanggil Shin Tae-yong ke Timnas Indonesia
"Doan Van Hau akan menjadi ancaman bagi Indonesia di Piala AFF 2024, di mana Vietnam dan Indonesia akan saling berhadapan di babak penyisihan grup,” tambahnya.
Di Piala AFF 2024, Timnas Indonesia tergabung di Grup B bersama Vietnam, Filipina, Myanmar, dan Laos.
Piala AFF 2024 rencananya bergulir pada 23 November hingga 21 Desember mendatang, tatapi disebut-sebut akan mundur ke tanggal 9 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Diego Simeone Terima Atletico Tersingkir di Liga Champions: Nggak Ada Alasan
-
Mark Viduka Sang Mesin Gol: Tolak Naturalisasi Krosia, Pilih Setia Antarkan Australia ke Piala Dunia
-
Kata-kata Mikel Arteta, Bukayo Saka Menjadi Pahlawan Emirates Stadium
-
Rustu Recber Legenda Turki: Kisah Kiper Eksentrik dengan Cat Hitam di Mata Viral di Piala Dunia 2002
-
Paul Van Himst, 'The White Pele' dari Belgia yang Mengukir Keabadian
-
Profil Eduardo Barbosa: Eks Portugal U-15 yang Tinggalkan PSBS Biak Lebih Cepat Akibat Krisis Gaji
-
Eusebio Sang Black Panther Portugal: Ketajaman Abadi di Panggung Piala Dunia 1966
-
Gaji 4 Bulan Belum Dibayar, Pemain PSBS Biak Ancam Mogok Lawan Dewa United
-
Didier Drogba Legenda Pantai Gading: Predator Paling Mematikan dalam Sejarah Piala Dunia
-
Pemain PSBS Biak Tinggalkan Klub Lebih Awal Sambil Bawa Kantong Kresek Merah, Ada Apa?