Suara.com - Pemain Timnas Indonesia Ronaldo Kwateh telah menemukan pelabuhan baru di Muangthong United. Keputusan bergabung dengan klub Thailand ini dianggap sebagai langkah strategis untuk menghidupkan kembali kariernya yang sempat terhenti.
Liga Thailand, yang dikenal sebagai salah satu liga terkuat di Asia Tenggara, menawarkan persaingan yang kompetitif namun tetap memberikan peluang bagi pemain muda untuk berkembang.
"Muangthong United, juara 4 kali Liga Thailand, resmi memperkenalkan pemain asing terakhir, Ronaldo Kwateh," tulis media Thailand Ball Thai.
Dengan kehadiran sejumlah pemain bintang dan pelatih berpengalaman seperti Gino Lettieri, Muangthong United menjadi lingkungan yang ideal bagi Kwateh untuk belajar dan mengasah kemampuannya.
Sebelumnya, Kwateh sempat mencuri perhatian publik sepak bola Indonesia saat berseragam Madura United dan Timnas Indonesia U-20.
Namun, cedera panjang yang dialaminya saat berkarier di Turki membuat perkembangannya terhambat.
Kini, dengan bergabung bersama Muangthong United, Kwateh berharap bisa bangkit dari keterpurukan dan kembali menunjukkan performa terbaiknya.
Menariknya, Kwateh tidak akan sendirian di Muangthong United.
Ia akan bereuni dengan mantan rekan setimnya di Madura United, Jacob Mahler.
Baca Juga: Seumuran Jens Raven, Striker Baru MU Bisa Bela Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-20 2025?
Keduanya bisa berbagi pengalaman dan saling mendukung untuk meraih kesuksesan bersama.
Selain itu, kehadiran pemain-pemain berpengalaman seperti Aly Cissokho dan Tristan Do juga akan sangat bermanfaat bagi perkembangan karier Kwateh.
Dengan bergabungnya Kwateh, Muangthong United semakin diperkuat.
Klub berjuluk The Kirins ini memiliki ambisi besar untuk meraih prestasi di Liga Thailand musim ini.
Pelatih Gino Lettieri telah merancang strategi yang tepat untuk memaksimalkan potensi seluruh pemain, termasuk Ronaldo Kwateh.
Jika mampu menunjukkan penampilan yang konsisten dan impresif di Muangthong United, bukan tidak mungkin Kwateh akan menarik minat klub-klub dari liga yang lebih tinggi, seperti J.League.
Langkah ini akan menjadi tonggak penting dalam perjalanan kariernya sebagai pesepak bola profesional.
Berita Terkait
-
Media Thailand Bongkar Sisi Berbahaya Ronaldo Kwateh: Dia Bisa Bermain Sebagai....
-
Profil Muangthong United, Klub Baru Ronaldo Kwateh di Liga Thailand
-
Mantan Pemain Timnas Thailand Tertangkap Jualan Narkoba, Alasannya Bikin Trenyuh
-
Seumuran Jens Raven, Striker Baru MU Bisa Bela Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-20 2025?
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bedah Makna Video Musik 'Masih Ada Cahaya': Saat Kegelapan Bertemu Harapan
-
BTS World Tour ARIRANG ke Jakarta, Visa Siapkan Akses Eksklusif untuk ARMY
-
Bukan Barang Mewah, Prilly Latuconsina Hadiahkan 270 Pohon Kopi untuk Omara Esteghlal
-
Gubernur Choco: Gempa Bumi M 7,4 Kolombia Sebabkan Kerusakan Signifikan
-
Ibu Asli Bali, Lahir di Malang, Pemain Ini Lebih Pilih Bela Timnas Belanda
-
Eks Dirut BJB Kirim Surat Sakit, KPK Janji Jadwal Ulang Upaya Paksa Penahanan
-
Gempa M 7,4 Guncang Kolombia Hingga Ekuador dan Panama
-
Sering Diabaikan, 4 Kebiasaan Sepele Ini Bikin Laptop Cepat Rusak!
-
Wuling Aira ev Kantongi Ribuan Pemesanan Sepanjang Gelaran GIIAS 2026 Berlangsung
-
Sidang dr Richard Lee Memanas, Kuasa Hukum Soroti Keterangan Doktif yang Tak Konsisten