Suara.com - Striker Timnas Indonesia, Rafael Struick, memiliki pelatih yang cukup familiar dengan sepak bola, dialah Darije Kalezic, eks pelatih PSM Makassar.
Kiprah Rafael Struick di sebagai ADO Den Haag berada di bawah tempaan seorang pelatih yang sangat familiar dengan sepak bola Indonesia.
Rafael Struick diasuh oleh pelatih yang pernah menukangi PSM Makassar di Liga 1 2019, meski musim itu tak berjalan sesuai harapan.
PSM Makassar saat itu berakhir di peringkat ke-12 klasemen akhir dengan koleksi 44 poin, sosok yang dimaksud adalah Darije Kalezic.
Pelatih kelahiran Swiss dengan kewarganegaraan Belanda dan Bosnia-Herzegovina, setahun sudah ia ditunjuk sebagai manajer ADO Den Haag.
Rekam Jejak Darije Kalezic
Darije Kalezic mengawali kiprah sebagai pelatih di tahun 2006 bersama klub kasta kedua Liga Belanda, De Graafschap Doetinchem.
Sempat hijrah ke Belgia menukangi Zulte Waregem pada 2011, Darije kembali ke Belanda pada 2013 menukangi PSV U-21.
Di tahun 2016, Darije mencoba berkarier di Asia tepatnya di Liga Arab Saudi menjadi pelatih Al-Taawoun meski hanya satu musim.
Sebelum akhirnya ditunjuk sebagai pelatih PSM Makassar pada 2019, kariernya di Liga Indonesia pun cukup singkat dengan hanya satu musim.
Beranjak dari Makassar, Darije kembali ke Belanda dan melatih klub kasta kedua MVV Maastricht pada 2020 sebelum direkrut Utrecht U-21 pada 2021.
Dua tahun menukangi Utrecht U-21, Darije Kalezic kemudian dipinang ADO Den Haag pada 2023 lalu hingga kini masih berjalan.
Menurut laman resmi Transfermarkt, pelatih berusia 54 tahun itu dikontrak hingga Juni 2025 mendatang.
Di bawah tangan dinginnya, diharapkan Rafael Struick mampu menjelma sebagai sosok striker haus gol untuk klub dan juga Timnas Indonesia.
Profil Singkat Darije Kalezic
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey