Suara.com - Siapa sangka, seorang pemain sepak bola yang pernah menolak pinangan Timnas Indonesia kini justru memilih untuk merumput di tanah air. Jordy Wehrmann, gelandang serang asal Belanda, telah resmi bergabung dengan Madura United untuk kompetisi BRI Liga 1 musim 2024/2025.
Keputusan ini tentu mengejutkan banyak pihak, mengingat ia pernah memiliki kesempatan untuk membela negara dengan darah Indonesia yang mengalir di tubuhnya.
Sebelum memutuskan untuk berkarier di Indonesia, Wehrmann telah malang melintang di berbagai klub top Eropa.
Ia mengawali karier profesionalnya di Feyenoord, salah satu klub raksasa Belanda.
Setelah itu, ia sempat memperkuat beberapa klub lain seperti FC Dordrecht, FC Luzern, dan ADO Den Haag.
Prestasi terbaiknya diraih saat membela FC Luzern, di mana ia berhasil meraih gelar juara Piala Swiss.
Perjalanan karier Wehrmann di dunia sepak bola memang terbilang cukup panjang dan penuh lika-liku.
Namun, ada satu momen yang paling menarik perhatian publik, yaitu ketika ia menolak panggilan untuk dinaturalisasi dan membela Timnas Indonesia.
Saat itu, PSSI sangat berharap Wehrmann mau bergabung dengan skuad Garuda.
Baca Juga: Sama-sama Main di Liga Belgia, Ini Kata Shayne Pattynama Kepada Ragnar Oratmangoen
Namun, pemain berusia 25 tahun ini lebih memilih untuk fokus pada karier klubnya.
Keputusan Wehrmann untuk menolak pinangan Timnas Indonesia sempat menjadi perdebatan hangat di kalangan pecinta sepak bola Tanah Air.
Banyak yang kecewa dengan sikapnya, namun ada juga yang memaklumi.
Setelah beberapa tahun berlalu, Wehrmann akhirnya mengakui bahwa ia menyesali keputusannya tersebut.
Kini, Wehrmann berharap bisa meraih kesuksesan bersama Madura United.
Ia mengaku sangat antusias dengan tantangan baru ini.
Berita Terkait
-
2 Masalah Timnas Indonesia yang Bisa Diatasi Ole Romeny, Pemain Keturunan yang Follow Erick Thohir
-
Shin Tae-yong Full Senyum Nih, Jokowi Bongkar Fasilitas Lapangan IKN Khusus Timnas Indonesia Bikin Betah Pemain
-
Pemain Keturunan Rp 5,2 Miliar Akhirnya Bongkar Alasan Tolak Naturalisasi Era Shin Tae-yong, Ternyata Ada Masalah Urgent
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?