Suara.com - Darryl Lachman mantan rekan satu tim Thom Haye di Willem II pada tahun 2016-2018, bergabung dengan klub Liga 1 Persebaya Surabaya.
Saat ini Bajul Ijo masih dalam tahap proses mengesahkan Lachman ke PSSI dan PT LIB sebagai operator kompetisi. Namun, tidak dijelaskan durasi kontrak sang pemain.
Darryl Lachman memiliki rekam jejak lama di Liga Belanda. Berbagai klub telah diperkuat, seperti FC Groningen, PEC Zwolle, Twente FC, SC Cambuur, hinggga Willem II.
Nah, saat membela Willem II, dirinya satu tim dengan Thom Haye. Ia tampil sebanyak 70 laga dengan sumbangan satu gol dalam dua musim.
Sementara Thom Haye juga menjadi andalan dengan total penampilan 71 pertandingan. Pemain Timnas Indonesia itu mencetak lima gol dan empat assist.
Lachman sendiri merupakan pemain produk dari akademi Ajax Amsterdam dan FC Groningen. Ia memulai debut profesionalnya di tim utama Groningen pada Desember 2009.
Berposisi sebagai bek tengah, Darryl Lachman memang lebih banyak bermain di klub-klub Belanda. Tapi ia pernah merantau ke Inggris untuk membela Sheffield Wednesday dan bermain di klub Israel, Hapoel Ra’anana.
Sebelum bergabung dengan Persebaya, Lachman bermain di Liga Australia bersama Perth Glory.
Statistik Klub
Baca Juga: Petinggi Klub Belgia Ungkap Alasan Batal Rekrut Thom Haye
Sejauh perjalanan karir profesionalnya, Lachman mencatatkan total 374 penampilan dengan torehan 7 gol dan 3 assist.
Sebagai pemain belakang, Lachman cukup bersih karena cuma pernah dua kali mendapat kartu merah langsung dan 36 kali diganjar kartu kuning.
Statistik di Tim Nasional
Lahir dan besar di Belanda, Darryl Lachman mencatatkan dua kali penampilan buat Timnas Belanda U-20 sebelum memutuskan membela Curacao di level senior.
Ia melakoni debut buat Timnas Curacao pada Maret 2015 dan mencatatkan 33 penampilan dengan satu gol sampai akhirnya tidak pernah dipanggil lagi per pertengahan 2021.
Prestasi
Sepanjang berkarir sejauh ini, Darryl Lachman sukses meraih satu gelar Eerste Divisie (Liga 2 Belanda) dan KNVB Cup bersama PEC Zwolle.
Bersama Timnas Curacao Darryl Lachman mempersembahkan satu gelar Caribbean Cup 2017 dan King’s Cup 2019.
Kontributor: Aditia Rizki
Berita Terkait
-
Petinggi Klub Belgia Ungkap Alasan Batal Rekrut Thom Haye
-
Sejarah! Gol Sundulan Maut Mees Hilgers di Liga Champions: Layak Bela Timnas Indonesia
-
Digadang Bela Timnas, Eks Pemain Klub Yunani Ucap Selamat Tinggal: Thank You Indonesia
-
Ini Mimpi Buruk Jay Idzes Jelang Laga Debut di Serie A Italia, Apa Itu?
-
Gara-gara Senggol Akun Ini, Swansea City Kena Sindir Usai Posting Debut Nathan Tjoe-A-On
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Neymar Kembali Dicoret dari Skuad Brasil untuk Hadapi Haiti di Piala Dunia 2026
-
Demam Piala Dunia 2026: Filipina Darurat Kecanduan Judi Online
-
Klub yang Prioritaskan Pemain Lokal di Super League akan Dapat Bonus dari I.League
-
Timnas Swiss Cerah di Piala Dunia 2026 Gara-gara Gol Tak Terduga Johan Manzambi
-
Daftar Raja Assist Piala Dunia Sepanjang Masa: Lionel Messi dan Diego Maradona Berbagi Rekor
-
Hasil Piala Dunia 2026: Meksiko Lolos 32 Besar Usai Kalahkan Korea Selatan
-
Piala Dunia 2026: Persiapan Belanda Jelang Lawan Swedia Terganggu Alarm Misterius
-
Superkomputer: Menghitung Minimal Poin untuk Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Pelatih Kanada: Saya Bisa Dengar Tulangnya Patah
-
Terbantai Swiss, Pelatih Bosnia dan Herzegovina Yakin Peluang Lolos Masih Terbuka