Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia U-20, Indra Sjafri mengonfirmasi tiga calon pemain naturalisasi yakni Tim Geypens, Dion Markx dan Mauresmo Hinoke tak akan ikut training camp (TC) di Korea Selatan pada 19 Agustus hingga 2 September 2024.
Menurut Indra Sjafri, TC di Korea Selatan akan difokuskan untuk menguji coba para pemain proyeksni Kualifikasi Piala Asia U-20 2025 yang akan bergulir pada 21-29 September 2024.
Di sisi lain, Mauresmo Hinoke dan kawan-kawan sejauh ini masih menjalani proses naturalisasi. Situasi itu membuat ketiganya diragukan untuk bisa membela Timnas Indonesia pada September.
Kondisi itu membuat Indra Sjafri memastikan tak akan membawa tiga pemain berdarah Belanda tersebut ke Korea Selatan.
"Tidak bisa [membawa pemain keturunan ke TC di Korea]. Karena kami ingin memanfaatkan uji coba di Korea Selatan untuk uji coba pemain [jelang] kualifikasi," kata Indra Sjafri saat ditemui awak media termasuk Suara.com di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Sabtu (17/8/2024).
"Beda dengan Toulon Cup 2024 yang kami akomodir [mereka] untuk bahan evaluasi sebelum kita ajukan [naturalisasi] ke PSSI."
Khusus Mauresmo Hinoke, terdapat kabar bahwa sang pemain tidak eligable dengan aturan FIFA untuk menjalani proses naturalisasi.
Kabar itu pertama kali disampaikan pengamat sepak bola Indonesia, Bung Binder. Dia menyebut garis keturunan Indonesia Hinoke berasal dari generasi ketiga.
Padahal, FIFA disebut hanya menganggap seorang pemain punya darah negara tertentu dari garis keturunan kakek atau nenek alias maksimal generasi kedua.
Baca Juga: Shin Tae-yong Full Senyum! Australia Hadapi Masalah Serius Jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026
Hinoke merupakan pemain tim utama FC Dordrecht. Pemain berusia 19 tahun itu berposisi sebagai striker dan sudah sempat membela Timnas Indonesia U-19 dalam ajang tak resmi, Toulon Cup 2024 pada Juni lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten
-
Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?
-
Generasi Muda Disebut Jadi Kunci Hadapi Tantangan Perubahan Iklim hingga Ketahanan Pangan
-
Dakwaan Dibatalkan Hakim, Jaksa Kembali Limpahkan Perkara dr Tifa ke PN Jakarta Timur
-
HKBP Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
-
Resmi Dihibahkan ke Pemprov Jabar, Teras Cihampelas Bandung Bakal Dibongkar Total
-
Hilirisasi Sawit RI Diklaim Sukses, 80% Ekspor Tak Lagi Produk Mentah
-
5 Fakta Kapal Jukung Terbakar di Sungai Musi, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
-
Bakery Singapura BIdik Pasar Kuliner RI, Ekspansi Perdana ke Jakarta
-
BGN Enggan MBG Dibenturkan dengan Sekolah Roboh: Enggak Nyambung