Suara.com - Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengumumkan Maarten Paes bisa perkuat Timnas Indonesia di ronde 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026. Jika Shin Tae-yong memanggilnya, Maarten Paes bisa jadi kiper utama Timnas Indonesia untuk lawan Arab Saudi dan Australia.
Pengumuman itu disampaikan Erick Thohir via akun Instagramnya, Minggu (18/8/2024) sore.
Berikut pernyataan lengkap Erick Thohir:
Kabar baik bagi persepakbolaan Indonesia. PSSI pada hari ini menginformasikan bahwa setelah melalui proses yang cukup lama dan ekstensif, Maarten Paes akhirnya telah berhasil didaftarkan dan sekarang secara sah dapat bermain mewakili tim nasional Indonesia.
Dengan rasa cinta dan bangga terhadap Indonesia serta cita-citanya untuk memberikan dampak positif terhadap sepak bola Indonesia, kami yakin bahwa bergabungnya Maarten akan memperkuat tim nasional, terutama dalam menghadapi putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia.
Kami menyambut kedatangannya dengan tangan terbuka dan menanti tim nasional Indonesia meraih performa yang lebih baik.
Kerumitan mendapatkan Maarten Paes
Maarten Paes, kiper keturunan Indonesia-Belanda, sempat dihadapkan pada situasi rumit terkait ambisinya membela Timnas Indonesia. Di satu sisi, ia telah resmi menjadi WNI dan memiliki darah Indonesia dari sang nenek.
Di sisi lain, regulasi FIFA terkait perpindahan asosiasi masih menjadi ganjalan.
Baca Juga: Meski Sempat Jengkel, Shin Tae-yong Sikapi Kritikan dengan Cara Elegan
Paes telah memenuhi salah satu syarat FIFA untuk membela Timnas Indonesia, yaitu memiliki nenek berkebangsaan Indonesia. Ia pun resmi menjadi WNI pada 30 April 2024.
Namun, perjalanannya tak semulus itu. Statuta FIFA Pasal ke-9 tentang Perpindahan Asosiasi huruf b ayat ketiga menjadi batu sandungan.
Aturan tersebut menyatakan bahwa pemain tidak bisa membela timnas baru jika terakhir kali bermain untuk timnas lama sebelum usia 21 tahun.
"Peralihan untuk memenuhi syarat bermain dengan Timnas Indonesia masih bergantung pada proses banding FIFA yang sedang dipertimbangkan CAS. Maarten Paes mewakili Belanda di tingkat junior, dan pertanyaan apakah ia terikat dengan negara tersebut bergantung kepada penafsiran bahasa yang rumit di Statuta FIFA," jelasnya," tulis situs MLS Soccer yang menjelaskan duduk persoalan kasus Maarten Paes ini, Rabu (24/7/2024).
Paes tercatat pernah enam kali bermain untuk Timnas Belanda U-21.
Penampilan terakhirnya terjadi pada usia 22 tahun saat melawan Timnas Belarusia U-21 di Kualifikasi Euro U-21 2021.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda
-
Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati
-
6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
-
Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?
-
Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret
-
1.400 Pekerja Sumsel Kena PHK, Mayoritas Tanpa Perselisihan, Ada Apa?
-
Bareng Baba Lili Tata, Kenalkan Gaya Hidup Aktif pada Anak Sambil Eksplorasi Jakarta
-
Period Poverty dalam Ketimpangan Kelas: Menggugat Hak Dasar Tubuh Perempuan
-
Derita Pekerja asal Jambi, Cacat Permanen Akibat Kecelakaan Kerja di Kampar
-
Gus Alex Didakwa Terima USD 5,2 Juta di Korupsi Kuota Haji