Suara.com - FC Dallas menyambut antusias kepastian Maarten Paes yang bisa bergabung dengan Timnas Indonesia.
FIFA akhirnya mengizinkan kiper 26 tahun tersebut memperkuat Timnas Indonesia di seluruh ajang internasional.
Tentunya dengan bergabungnya Maarten Paes akan menambah kekuatan Timnas Indonesia yang bakal bermain di Round 3 kualifikasi Piala Dunia Zona Asia.
Klub Maarten Paes pun girang dengan keputusan itu.
"Garuda's own," tulis FC Dallas yang dilansir Suara.com, Minggu (18/8/2024).
Sebelumnya Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengumumkan bahwa kiper Dallas FC Maarten Paes sudah sah dapat memperkuat tim nasional Indonesia, setelah sang pemain keturunan Belanda itu melewati proses panjang.
"Kami percaya bahwa Marteen Paes akan membawa dampak positif bagi tim dan membantu Indonesia meraih prestasi yang lebih baik. Keputusan ini menunjukkan komitmen PSSI dalam mencari bakat-bakat terbaik untuk membangun masa depan sepak bola Indonesia," demikian dikutip dari pernyataan tertulis.
Paes yang kini berusia 26 tahun sudah menjalani sumpah untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada April silam. Meski demikian, ia belum dapat langsung membela timnas Indonesia.
Penyebab Paes tidak dapat langsung membela timnas karena berdasarkan regulasi FIFA, ia telah membela timnas Belanda U-21 saat menginjak usia 22 tahun.
Baca Juga: Sah! Maarten Paes Diizinkan FIFA untuk Bela Timnas Indonesia, Ini Kata PSSI
Paes juga tercatat pernah menjadi bagian tim Belanda junior, yakni timnas Belanda U-19, U-20, dan U-21.
PSSI pun mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). Sidangnya digelar pada 15 Agustus kemarin.
Dengan telah sahnya status Paes untuk dapat membela tim Garuda, maka sang pemain berpeluang dimainkan oleh Pelatih Shin Tae-yong pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran ketiga zona Asia yang akan dimulai pada September mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey