Suara.com - Harga pasar kiper FC Dallas Maarten Paes ternyata begitu tinggi dibanding para penjaga gawang Timnas Indonesia. Bahkan, perbandingannya dengan Ernando Ari bak langit dan bumi.
Berdasarkan data Transfermarkt, harga pasar Maarten Paes saat ini mencapai Rp 26,06 miliar.
Ini merupakan nilai pasar tertinggi sang kiper sejak dibandrol dengan harga sama ketika masih membela FC Utrecht pada 2020 lalu.
Angka ini jauh melampaui harga pasar Ernando Ari, penjaga gawang yang belakangan jadi andalan pelatih Shin Tae-yong bersama Timnas Indonesia.
Ernando, yang kini memperkuat Persebaya Surabaya, cuma memiliki harga pasar Rp4,35 miliar. Itu merupakan nilai pasar tertinggi sepanjang kariernya.
Perbedaan yang signifikan ini tentu saja menarik perhatian banyak pihak. Namun, perlu diingat bahwa nilai pasar pemain sepak bola tidak selalu mencerminkan kualitasnya di lapangan.
Ernando Ari, kiper muda berbakat asal Indonesia, telah menunjukkan performa yang cukup menjanjikan bersama Persebaya dan Timnas Indonesia di berbagai level usia.
Meskipun nilai pasarnya lebih rendah dibandingkan Maarten Paes, Ernando Ari tetap menjadi salah satu kiper terbaik di Indonesia saat ini.
Dengan kepastian Maarten Paes bisa membela Timnas Indonesia sebagaimana pernyataan PSSI, Minggu (18/8/2024), pelatih Shin Tae-yong kini memiliki dua pilihan kiper yang berkualitas untuk memperkuat lini belakang Garuda.
Baca Juga: Reaksi Ramah Pemain Keturunan usai Maarten Paes Bela Timnas Indonesia
Namun, hal ini juga menjadi tantangan tersendiri bagi Shin Tae-yong dalam menentukan kiper utama.
Siapa yang akan dipilih untuk mengawal gawang Timnas Indonesia pada pertandingan-pertandingan penting mendatang?
Harga Pasar Maarten Paes vs Ernando Ari
- Maarten Paes:
2018 - NEC Nijmegen: Rp869 juta
2024 - FC Dallas: Rp26,07 miliar
- Ernando Ari:
2021 - Persebaya Surabaya: Rp1,3 miliar
2024 - Persebaya Surabaya: Rp4,35 miliar
Berita Terkait
-
Formasi Timnas Indonesia usai Maarten Paes Gabung, STY Bisa Pakai 11 Pemain Naturalisasi!
-
Vietnam Nyinyir Lagi! Suporter Timnas Indonesia Disindir Ingin Rasakan Juara Piala AFF
-
Respons Menyentuh FC Dallas usai Maarten Paes Resmi Bisa Perkuat Timnas Indonesia
-
Legenda: Kisah Maulwi Saelan, Ajudan Soekarno Eks Kiper Timnas Indonesia Tembus Olimpiade dan Tahan Gempuran Uni Soviet
-
Kapan Jadwal Pertandingan Maarten Paes Perkuat Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026?
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?
-
Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran
-
Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil
-
Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Brasil vs Maroko: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti