Suara.com - Amar Brkic, yang berasal dari keluarga diaspora Indonesia di Frankfurt, Jerman, memiliki ayah dokter Jerman keturunan Bosnia dan ibu berkewarganegaraan Indonesia dari Kebumen.
Setelah membela Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17 2023, Amar kembali fokus meniti karier di level klub. Bagaimana kabar terbarunya?
Amar Brkic saat ini bergabung dengan SV Darmstadt 98 U-19 di German Youth League atau Liga Pemain Muda Jerman.
Musim ini, SV Darmstadt sudah melakoni lima kali pertandingan dengan empat kali kalah dan satu kali imbang.
Dalam dua pertandingan awal, Amar tidak ikut serta dalam skuad sedangkan di tiga laga sisanya Amar masuk ke dalam skuad.
Di laga kelima yang digelar pada 25 Agustus 2024, Amar bermain dari bangku cadangan saat timnya kalah dari TSV Schott U-19.
Di laga tersebut Amar bermain dari menit ke-72 menggantikan Jonas Buchberger.
Saat ini Amar sudah bermain tiga kali bersama Darmstadt U-19.
Di tiga pertandingan itu Amar selalu masuk menjadi pemain pengganti.
Baca Juga: Siapa Noha Pohan Simangunsong? Pemain Keturunan Batak-Finlandia Bisa Diboyong Asisten Shin Tae-yong
Pemain Keturunan yang Terlupakan
Amar Brkic memang menjadi salah satu pemain diaspora yang membela Timnas Indonesia U-17 asuhan Bima Sakti di Piala Dunia U-17 2023. Namun, selepas itu, nama sang pemain bagai dilupakan.
Brkic diketahui tak mendapat panggilan Timnas Indonesia U-19 asuhan Indra Sjafri. Nasibnya berbeda dengan Welber Jardim yang berhasil melalui trainsisi naik level dari U-17 ke U-19 dengan sempurna.
Indra Sjafri pernah mengungkap alasan belum tertarik memanggil pemain kelahiran 11 Juni 2007 itu dengan menyebut ingin membiarkan Brkic berkembang di klub.
“Ya karena belum kita butuhkan. Kita berikan dia (Amar Brkic) lebih berkembang di klub," kata Indra di Jakarta, 15 Maret lalu.
“Kalau memang nanti hasil komunikasi kami dengan pelatih-pelatih klub yang ada di luar dia oke,” tambahnya.
Berita Terkait
-
Mertua Umbar Curhatan Pratama Arhan Bikin Nyesek usai Isu Azizah Salsha Selingkuh: Kenapa Saya Tidak Dikasih...
-
Duet Lini Tengah Timnas Indonesia Mewah, Nilai Pasar Tembus Rp104 Miliar Jika Ketambahan Pemain Keturunan Ambon
-
Kisah Sven Goran Eriksson Gembleng Kurniawan Dwi Yulianto dan Kurnia Sandy, Hasilnya 'Edan' untuk Timnas Indonesia
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Cedera Raphinha Jadi Alarm Brasil di Piala Dunia 2026, Neymar Siap Comeback Lawan Skotlandia
-
Piala Dunia 2026: Ngeri Hadapi Lini Depan Prancis, Pelatih Irak Berkelakar Ingin Pasang 3 Kiper
-
John Herdman Punya Cara Supaya Timnas Indonesia Menjadi Raja di ASEAN
-
LTS Jakarta 2026 Selesai Digelar: Awal dari Lahirnya Bintang Timnas Indonesia
-
Kylian Mbappe Ogah Pikirkan Perebutan Top Skor Piala Dunia 2026
-
Virgil van Dijk: Saya Rasa Dunia Luar Sedikit Meremehkan Jepang
-
Julian Nagelsmann Targetkan Jerman Sapu Bersih Fase Grup Piala Dunia 2026
-
Vinicius Junior akan Lebih Banyak Mendengarkan Carlo Ancelotti
-
Tekuk Selandia Baru, Mesir Sabet Kemenangan Perdana dalam Sejarah Piala Dunia
-
Dulu Menonton Piala Dunia dari Kelas, Kini Lamine Yamal Cetak Gol untuk Spanyol