Suara.com - Timnas Indonesia tidak kekuarangan pemain keturunan. Terkini, gelandang berdarah Belanda, Jawa dan Filipina, Sam Cuntapay resmi direkrut klub raksasa Liga Belanda, Ajax Amsterdam.
Sam Cuntapay saat ini masih berusia 15 tahun. Pemain kelahiran 26 Maret 2009 ini dianggap sebagai gelandang penuh potensi.
Hal itu yang membuat Ajax Amsterdam terpincut untuk merekrutnya dari Almere City FC pada 1 Juli 2024.
Andai bisa terus berkembang, bukan tidak mungkin Sam bisa menarik perhatian Shin Tae-yong dan berpotensi menggusur para gelandang lokal Garuda salah satunya Marselino Ferdinan.
Menyitat Transfermarkt, Sam Cuntapay bisa bermain sebagai gelandang bertahan maupun bek kiri.
Meski namanya tidak banyak diperbincangkan di Tanah Air, pemain yang bisa membela empat negara yakni Belanda, Filipina, Indonesia dan Swiss itu telah mendapat pengakuan di Negeri Kincir Angin.
Hal itu dibuktikan dengan keberhasilan Sam Cuntapay dipanggil Timnas Belanda U-15 di mana dia telah menjalani debutnya pada 5 Maret 2024 lalu.
Sejauh ini, Sam telah tampil tiga kali bersama Belanda U-15 yang semuanya berlangsung di laga persahabatan.
Dia bermain 72 menit saat Belanda U-15 membantai Ceko 4-1, dan tampil 20 menit saat timnya gantian dhajar Ceko 2-3.
Saat menghadapi Jerman U-15, Sam tampil selama 41 menit di mana Belanda U-15 kalah 7-8 dalam drama adu penalti.
Profil Sam Cuntapay
Pemain bernama lengkap Sam Jayden Florencio Cuntapay merupakan keturunan Indonesia-Filipina-Belanda kelahiran Heiden, Swiss, 26 Maret 2009.
Menyitat Instagram @indobloodtalent, Sam tidak memiliki paspor Indonesia. Dia punya darah Indonesia dari kakek asal Jawa Tengah dan nenek dari Jakarta.
Dia bisa bermain sebagai gelandang bertahan, bek tengah maupun bek kiri.
Sam memiliki tinggi badan 1,72 meter yang masih bisa bertambah mengingat usianya yang terbilang muda.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim