Suara.com - Klub asal Kroasia, Dinamo Zagreb tengah menjadi sorotan baru-baru ini. Bukan tanpa alasan, pemain Timnas Indonesia, Thom Haye dirumorkan akan berpindah klub di masa emasnya sebagai pemain sepak bola.
Dinamo Zagreb, merupakan klub bola yang paling sering dikaitkan dengan rencana Thom Haye berpindah klub. Memang belum ada kepastian apakah gelandang 29 tahun itu akan terbang ke Kroasia dalam waktu dekat?.
Menyoroti klub yang lahir pada 1911 ini memang sudah makan asam garam sebagai klub besar. Dinamo Zagreb yang bermain di divisi pertama liga Kroasia itu bahkan menduduki peringkat pertama di awal musim 2024/2025 ini.
Pertanyaan muncul bagaimana manajemen memfasilitasi para pemain hingga bisa mencapai hasil yang memuaskan tersebut. Selain itu siapa pemilik klub tersebut hingga bisa masuk dalam babak play off Liga Champions 2024/2025?.
Sebagai klub besar di Kroasia Dinamo Zagreb memang bukan klub yang remeh. Bahkan sudah mengoleksi 15 Piala Kroasia sejauh perjalanannya.
Meski belum meraih trofi di kancah internasioal, Dinamo Zagreb merupakan klub di Kroasia yang sukses berkembang lewat pemain-pemain akademinya. Tak kalah seperti FC Barcelona dan Ajax Amsterdam, Dinamo Zagreb juga masuk dalam jajaran klub yang mengembangkan bakat mudanya untuk melenggang ke kancah Eropa.
Lantas siapa pemilik klub ini hingga berhasil menelurkan bakat muda menjadi pemain berkualitas?. Mengutip berbagai sumber Dinamo Zagreb pernah dimiliki sejumlah pengusaha, bahkan politikus di Kroasia.
Nama Mirko Barisic diketahui pernah menjadi Presiden Dinamo Zagreb pada April 2000 hingga 10 Maret 2024 lalu.
Mirko Barisic sendiri merupakan mantan pemain sepak bola di Kroasia. Memutuskan gantung sepatu, Mirko memilih untuk mengembangkan bisnisnya. Dari pengalaman berbisnisnya ia pun ditunjuk menjadi presiden Dinamo Zagreb dua kali. Pertama pada kurun waktu 1990-1991 dan 2000-2024.
Baca Juga: Bermain di Liga Apa Dinamo Zagreb, Klub Bola yang Dirumorkan jadi Tempat Labuhan Baru Thom Haye?
Selain Mirko Barisic, nama politikus Zlatko Canjuga pernah memegang saham tertinggi klub asal Kroasia tersebut.
Tak hanya politikus, pengusaha bernama Zdenko Mahmet juga pernah menjadi pemilik klub pada 1989-1990, setelah itu diganti oleh Mirko Barisic.
Belum diketahui presiden klub selepas Mirko lengser dari tampuk kepemimpinan klub. Kendati begitu, tim yang di atas angin ini cukup diperhitungkan sebagai klub di Kroasia.
Meski bermain di babak play off Liga Champions, jika lolos dari babak tersebut, tentu menjadi mimpi klub bisa menjajal turnamen kelas atas dalam perebutan trofi si kuping besar musim 2024/2025 mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Review Petualangan Sherina: Nostalgia Masa Kecil yang Tak Lekang oleh Waktu
-
ASEAN Jadi Jalur Penanganan Asap Karhutla Kalimantan, RI Pilih Kerja Sama Ketimbang Saling Tuding
-
2 Rice Cooker untuk Membuat MPASI Bayi, Praktis dan Mudah Digunakan
-
Mirip Rezim Otoriter! Pembekuan Rekening Jadi Alat Tekan Gerakan Sipil
-
Harry Potter and the Deathly Hallows: Part 1, Akhir dari Pencarian Horcrux!
-
Sekolah Bakal Digusur, Ratusan Murid SD di Batanghari Mengadu ke Presiden
-
Bedak Tabur vs Bedak Padat, Mana yang Lebih Aman untuk Touch Up Siang Hari?
-
Karhutla di Kawasan Tol Balikpapan-Samarinda, Penyebab Masih Diselidiki
-
81 Miles Uji 5G XLSMART dari Semarang hingga Yogyakarta, Target 88 Kota pada 2026
-
Kasus Marissa Anita, Saat Sebuah Foto Dibaca sebagai Simbol Kedekatan dengan Kekuasaan