Suara.com - Berikut profil dari Azadin Ayoub Hamane, pesepak bola Muslim keturunan Indonesia dan Maroko yang saat ini tumbuh dan berkiprah di salah satu negara Skandinavia, Norwegia.
Sebagaimana diketahui, banyak pemain keturunan Indonesia dan Maroko yang tersebar di Eropa dan bisa saja membela salah satu dari negara leluhurnya itu.
Sebut saja nama-nama seperti Ilias Alhaft dan Anouar El-Mhassani. Keduanya punya darah keturunan Indonesia-Maroko dan sama-sama lahir di Belanda.
Selain keduanya, ada pula pemain keturunan Indonesia-Maroko lainnya di tanah Eropa, yakni Azadin Ayoub Hamane.
Berbeda dengan Ilias Alhaft dan Anouar El-Mhassani, Azadin Ayoub Hamane justru lahir dan tumbuh di negara Norwegia.
Karena memiliki darah keturunan, Azadin Ayoub Hamane tentunya akan menjadi rebutan Indonesia, Maroko, dan Norwegia di kemudian hari.
Apalagi jika pemain yang akan menginjak usia 16 tahun itu bisa menjadi salah satu bintang lapangan hijau di kemudian hari.
Lantas, siapakah sosok Azadin Ayoub Hamane tersebut? Bagaimana kiprahnya dan dari mana darah keturunan yang mengalir di tubuhnya? Berikut profilnya.
Keturunan Cirebon
Azadin Ayoub Hamane merupakan pesepak bola muda yang saat ini baru berusia 15 tahun. Ia lahir pada 28 September 2008 silam di Norwegia.
Meski lahir di Norwegia, Azadin ternyata memiliki darah Indonesia dan Maroko.
Darah Indonesia dan Maroko itu didapatnya dari kedua orang tuanya.
Dilansir dari akun Instagram @pemain_keturunan, darah Indonesia yang dimilikinya berasal dari sang ibu yang berasal dari Cirebon, Jawa Barat.
Sedangkan darah Maroko didapat dari ayahnya. Kedua orang tuanya pun kemudian pindah ke Norwegia dan Azadin lahir di negara Skandinavia itu.
Karena lahir dan tumbuh di Norwegia, Azadin saat ini memegang paspor Norwegia.
Berita Terkait
-
Siapa Adeyemmy Makinde? Bek Keturunan Nigeria Calon Pengganti Elkan Baggott, Statistiknya Oke Juga!
-
3 Fakta Menarik Luca Everink, Mesin Gol Melesat di Klub Elit Belanda, Layak Ditelepon STY Gabung ke Timnas Indonesia
-
Biodata Ilias Alhaft, Pemain Muda Berbahaya Keturunan Solo-Maroko, Pencetak Gol Menakutkan di Klub Belanda
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan