Suara.com - Pemilik Persis Solo Kaesang Pangarep lagi dicari KPK atas dugaan gratifikasi penggunaan fasilitas jet pribadi. Bersamaan dengan kasus yang tengan ramai dikaitkan dengan dirinya, klub Persis Solo juga bawa kabar buruk dan baik saat ini.
Polemik penggunaan jet pribadi oleh Kaesang Pangarep semakin memanas. Setelah dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan gratifikasi, publik kini bertanya-tanya mengenai keberadaan putra bungsu Presiden Joko Widodo tersebut.
Keheningan Kaesang di tengah isu ini semakin mengundang spekulasi.
Terakhir kali, akun media sosialnya dan sang istri, Erina Gudono, aktif pada 17 Agustus lalu. Hal ini membuat banyak warganet mengaitkan 'ketidakhadiran' Kaesang dengan langkah KPK yang tengah menyelidiki laporan tersebut.
KPK sendiri telah mengkonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan dugaan korupsi terkait penggunaan fasilitas jet pribadi oleh Kaesang.
Juru bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto, menyatakan bahwa laporan tersebut masih dalam tahap penelaahan.
Tidak hanya itu, KPK juga berencana mengirimkan surat undangan kepada Kaesang untuk memberikan klarifikasi mengenai fasilitas mewah yang digunakannya.
Direktorat Gratifikasi KPK akan memanfaatkan data kependudukan untuk memastikan surat tersebut sampai kepada yang bersangkutan.
Tessa menegaskan bahwa KPK akan terus melakukan proses hukum sesuai dengan prosedur yang berlaku, terlepas dari adanya spekulasi mengenai 'keberadaan' Kaesang.
Baca Juga: Pandji Pragiwaksono Cari Kaesang Mau Ajak Main Catur, Kiky Saputri Kena Senggol
Lalu apa kabar baik dan buruk dari Persis Solo di tengah kasus yang menjerat bos klub Liga 1 itu?
Isu Tunggakan Gaji Pemain
Laskar Sambernyawa tengah menghadapi kabar kurang sedap di awal musim BRI Liga 1 2024/2025. Selain performa yang kurang memuaskan, klub kebanggaan Kota Solo ini juga harus menangkis rumor tak sedap mengenai tunggakan gaji pemain.
Namun, Direktur Persis Solo, Alfonso Dompas, dengan tegas membantah kabar tersebut. Melalui pernyataan resmi, ia menegaskan bahwa seluruh kewajiban klub kepada para pemain dan staf telah terpenuhi.
“Kami juga ingin meluruskan segala isu dan rumor yang belakangan ini tengah beredar di media sosial bahwa hal tersebut tidak benar adanya,” kata Alfonso Dompas melalui keterangan resmi, Senin (2/9/2024).
Fokus utama manajemen Persis saat ini adalah memperbaiki performa tim di lapangan.
Berita Terkait
-
Minta KPK Tangkap Buronan Harun Masiku daripada Sibuk Cari Kaesang, Benny Harman: Jangan Cari Sesuatu yang Aneh
-
Bau Badan Sempat Diolok, Momen Rayyanza Ogah Digendong Erina Gudono dan Cari Nagita Slavina Viral Lagi
-
Sebut Kurang Kerjaan Telisik Jet Pribadi Kaesang, Benny Harman: KPK Mau Alihkan Masalah
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan