Suara.com - Pemain keturunan Indonesia, Dillan Yabran, pada akhirnya memilih untuk pulang ke Tanah Air dengan bermain untuk Bali United.
Namanya sempat mencuat ketika dipanggil ke pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia jelang mengikuti Turnamen Toulon 2024.
Lantas, seperti apa latar belakang dari Dillan ini? Berikut ulasannya!
Profil dan Karir Dillan Yabran
Dillan Yabran lahir pada 1 Juni 2005 yang punya darah keturunan Aceh dan Jerman. Kedua orang tuanya berasal dari Aceh, tapi Dillan besar di Jerman.
Punya orang tua Indonesia membuat Dillan mahir berbahasa Indonesia yang menarik atensi. Ia mengaku sudah diajari kedua orang tuanya.
Karena besar dan tumbuh di Jerman, ia mengawali karir sepak bolanya bersama klub Jerman, SC Bergisch Gladbach 09 sejak kelompok usia muda.
Tim senior Bergisch Gladbach sendiri berada di Oberliga atau kompetisi kasta kelima Jerman. Mereka bermain di regional Mittelrheinliga, sementara Dillan Yabran bermain di U-19 Mittelrheinliga.
Tidak ada detail spesifik soal pencapaian dan statistik dari Dillan saat bermain untuk Bergisch Gladbach U-19.
Baca Juga: Optimis Timnas Indonesia Menang, Jay Idzes: Selayaknya Arab Saudi Kalahkan Argentina
Hingga akhirnya pemain yang berada dalam agen sepak bola asal Jakarta, Elite Sports Management Ltd, pulang ke Indonesia dengan bergabung ke Bali United.
Ia resmi bergabung dengan Serdadu Tridatu pada Juli 2024. Dillan menandatangani kontrak selama satu musim ke depan.
Namun sampai saat ini Dillan belum melakoni debutnya bersama Bali United. Ia baru sekali masuk bangku cadangan di laga Piala Presiden.
Karir di Tim Nasional
Dillan Yabran pernah dipanggil Indra Sjafri untuk masuk skuad Timnas Indonesia U-20 yang bakal melakoni Turnamen Toulon 2024.
Dalam fase persiapan saat itu, Dillan bermain satu kali sebagai pemain pengganti saat Timnas Indonesia U-20 menghadapi China U-20.
Sayangnya ia tidak terpilih masuk skuad Indra Sjafri untuk Turnamen Toulon dan hingga sekarang belum lagi mendapat panggilan memperkuat Timnas Indonesia.
Kontributor: Aditia Rizki
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Malut United dan Adhyaksa FC Diisukan Ganti Nama, I.League Ingatkan Ancaman Pengurangan Poin
-
Hasil Piala Dunia 2026, Jepang Kesetanan Bantai Tunisia 4-0
-
Piala Dunia 2026: Bintang Paraguay Terancam Skors 10 Laga Usai Kartu Merah Kontroversial
-
Jonathan Tah Makin Yakin Jerman Juara Piala Dunia 2026 Usai Lolos 32 Besar
-
Hasil Jepang vs Tunisia: Samurai Biru Mudah Cetak Gol Kilat di Babak Pertama
-
Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Kiper Curacao Eloy Room Pernah Juara Piala KNVB Bareng Kevin Diks
-
John Herdman Tak Sempat Nonton Piala Dunia 2026 Demi Timnas Indonesia
-
Comeback Dramatis Lawan Pantai Gading, Jerman Akhiri Kutukan 16 Tahun di Piala Dunia
-
Tahan Imbang Ekuador, Kiper Curacao Bikin Rekor 15 Penyelamatan di Piala Dunia 2026
-
Fakta Menarik Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026, Blue Wave Redam 28 Tembakan