Suara.com - Masih cukup banyak pemain-pemain keturunan Indonesia yang bermain di Eropa, tapi tidak masuk ke dalam radar PSSI seperti Kennynho Kasanwirjo.
Dari nama belakangnya tentu bisa diasumsikan dengan kuat bahwa sosok tersebut punya darah keturunan Indonesia yang kental.
Ternyata Kasanwirjo yang tersemat di nama belakangnya merupakan nama keluarga. Ia punya kakak bernama Nerivio Kasanwirjo dan Neraysho Kasanwirjo.
Sebagai si bungsu, Kennynho masih menjajaki karir di level junior. Sedangkan kakak-kakaknya sudah bermain profesional.
Neraysho jadi yang paling gemilang karena saat ini sedang dipinjamkan ke Rangers dari klub aslinya Feyenoord. Kemudian Nerivio berkarir di kasta bawah Belanda bersama FC Aalsmeer.
Lantas, seperti apa latar belakang dari Kennynho Kasanwirjo sendiri? Berikut ulasannya!
Profil Kennynho Kasanwirjo
Lahir di Belanda pada 4 Januari 2008, Kennynho Kasanwijo memiliki darah Jawa mengalir di tubuhnya.
Hal tersebut juga terlihat dari nama belakangnya yang umumnya dimiliki oleh masyarakat suku Jawa di tanah air.
Baca Juga: Timnas Indonesia Diremehkan Media Inggris: Ranking Rendah, Cuma Menang Lawan Tim Lemah
Nama Jawa yang dimiliki oleh Neraysho Kasanwirjo berasal dari keluarganya yang merupakan orang Suriname dan sekaligus keturunan Jawa.
Sebagai informasi, Suriname merupakan salah satu koloni Belanda di Amerika Selatan. Belanda kala itu membawa 33.000 orang Jawa ke Suriname dalam rentang waktu 1890 hingga 1939, sebagaimana yang dicatat oleh beberapa sumber sejarah.
Karir Sepak Bola
Tidak kaleng-kaleng Kennynho Kasanwirjo menjajaki karirnya sebagai pesepak bola. Ia bergabung dengan salah satu akademi terbaik di Eropa dan dunia, Ajax Amsterdam.
Namanya bersinar di musim 2023/24 kemarin bersama Ajax U-17. Dari informasi akun Thread @ajaxyouthacademy, Kennynho disebut tampil dalam 33 pertandingan musim lalu.
Dari jumlah penampilan itu, ia mampu mencatatkan dua gol dan tiga assist serta empat kali membawa Ajax U-17 menorehkan clean sheet.
Berita Terkait
-
Menebak Sosok Bek Tengah yang akan Temani Ridho-Idzes di Lini Belakang Timnas Indonesia
-
Arab Saudi vs Timnas Indonesia Dipimpin Wasit Tegas yang Bertugas di BRI Liga 1 Musim Ini
-
Gigit Jari Lihat Timnas Indonesia, 3 Negara ASEAN Bikin Kesibukan Sendiri di FIFA Matchday September
-
5 Pemain Termahal Arab Saudi saat Lawan Timnas Indonesia, Ada Bintang AS Roma
-
3 Pemain Lokal Timnas Indonesia yang Layak Jadi Starter saat Hadapi Arab Saudi
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey