Suara.com - Sejumlah pemain Timnas Indonesia harus menerima kartu kuning saat menghadapi Timnas Arab Saudi pada pertandingan pertama Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Dalam duel yang berlangsung di King Abdullah Sports City Stadium, Jeddah, Jumat (6/9/2024) dini hari WIB itu, sejumlah pemain Timnas Indonesia harus menerima kartu kuning dari wasit karena melakukan pelanggaran.
Lalu, bagaimana nasib mereka pada pertandingan berikutnya? Apakah para penggawa Garuda ini berpotensi absen pada laga berikutnya karena sanksi larangan bermain akibat akumulasi kartu?
Berikut Suara.com menyajikan deretan pemain Timnas Indonesia yang mendapatkan kartu kuning saat melawan Arab Saudi pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
1. Calvin Verdonk
Calvin Verdonk menjadi pemain Timnas Indonesia pertama yang mendapatkan kartu kuning pada pertandingan ini. Calvin mendapatkan hukuman tersebut akibat dinilai mengulur-ulur waktu pada menit ke-23.
Beruntung, ini adalah kartu kuning pertama yang diperoleh pemain asal klub NEC NIjmegen itu bersama Timnas Indonesia. Sebab, pada laga debutnya, Verdonk belum menerima kartu ketika menang 2-0 atas Filipina.
Dengan kata lain, bek kiri berusia 27 tahun ini masih tetap bisa bermain saat Timnas Indonesia menghadapi Australia pada 10 September 2024.
2. Muhammad Ferarri
Baca Juga: 4 Bek Timnas Indonesia Kualitas Eropa jika Mees Hilgers Resmi Bergabung
Pemain Timnas Indonesia berikutnya yang memperoleh kartu kuning pada duel melawan Arab Saudi ialah Muhammad Ferarri. Pemain asal Persija Jakarta itu memang terlihat ceroboh saat melakukan pelanggaran.
Hanya berjarak tiga menit dari penampilannya di lapangan ketika masuk pada menit ke-80, Ferarri langsung diganjar kartu kuning oleh wasit karena melakukan pelanggaran keras.
Beruntung, ini adalah kartu kuning pertama pemain berusia 21 tahun tersebut, sehingga masih bisa tampil pada laga berikutnya.
3. Maarten Paes
Pemain Timnas Indonesia yang mendapatkan peringatan dari wasit ialah Maarten Paes. Sebelumnya, kiper kelahiran Belanda itu sempat melakukan pelanggaran ceroboh yang menyebabkan hukuman penalti.
Namun, beruntung pelanggaran itu tidak berbuah kartu. Dia justru menerima kartu saat mengulur-ulur waktu ketika pertandingan menginjak menit ke-89.
Maarten Paes masih tetap bisa bermain pada laga melawan Australia karena ini kartu kuning pertamanya bersama Timnas Indonesia.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
-
4 Bek Timnas Indonesia Kualitas Eropa jika Mees Hilgers Resmi Bergabung
-
Konflik Internal Guncang Arab Saudi saat Ditahan Timnas Indonesia, Roberto Mancini Ribut dengan Pemain Sendiri!
-
Pernah Bikin Malu Lionel Messi, Pemain Rp 55,6 Miliar Arab Saudi Jadi Korban Pertama Debut Maarten Paes
-
Berkaca dari Bahrain, Timnas Indonesia Kemungkinan Bisa Taklukkan Australia
-
Siapa Sven Quadflieg? Winger Keturunan 'Adik Kelas' Jens Raven, Jadi Mesin Gol Sejak Kecil, Calon Bibit Timnas Indonesia
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kenapa Kulit Melasma dan Flek Hitam Disarankan Pakai Tinted Sunscreen? Begini Kata Dokter
-
6 Shio Paling Beruntung Akhir Agustus 2026: Rezeki Nomplok hingga Asmara Membara
-
Tanggapan Istana soal Sorotan Netizen Terkait Gambar Prabowo di Atraksi Terjun Payung HUT RI
-
Proyek Danantara Development Management Fund Dipastikan Tak Pakai APBN
-
Pemadaman Karhutla di Habitat Harimau Pelalawan Terkendala Ketebalan Gambut
-
Bursa Kripto CFX Perkuat Komitmen Keberlanjutan Melalui Aksi Pelestarian Laut di Bali
-
Gatot Nurmantyo Wanti-wanti Prabowo! Ancaman Perang Kognitif Bisa Lumpuhkan Pemerintahan
-
Indonesia Peringkat 118 Dunia Saatnya John Herdman Buktikan Garuda Layak Juara FIFA ASEAN Cup
-
AI Makin Canggih, Penipuan Digital dan Deepfake Rugikan Indonesia Rp9,1 Triliun
-
Buronan Dugaan Korupsi Terminal Barang Dumai Ditangkap Kejagung di Aceh