Suara.com - Kondisi Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), venue pertandingan Timnas Indonesia vs Australia dalam laga kedua Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Selasa (10/9/2024).
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memastikan bahwa menyatakan kondisi SUGBK sudah baik untuk menggelar pertandingan.
Menurutnya, akan ada beberapa improvement yang tidak signifikan jelang pertandingan pertama Jay Idzes, dkk di kandang.
"Secara keseluruhan, keadaan stadion cukup baik. Akan ada beberapa improvement, tetapi tidak ada yang signifikan yang akan mengganggu pertandingan," ujar Erick Thohir.
"Kami berkomitmen dalam memastikan ke pengelola GBK semua sudah siap untuk pertandingan menghadapi Australia," imbuhnya.
Pada Senin (9/9/2024) sekitar pukul 16.55 WIB, hujan deras mengguyur SUGBK. Kondisi ini membuat Timnas Australia batal menggelar latihan resmi.
Meski begitu, pertandingan Timnas Indonesia vs Australia sudah siap untuk digelar. Tentu skuat Garudaa diharapkan mampu meraih kemenangan.
LIVE REPORT: Kondisi SUGBK - Laporan langsung jurnalis Suara.com: Arief Apriadi
15.45 WIB - Penonton mulai memadati ring road Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta. Pintu masuk stadion akan dibuka pukul 16.00 WIB.
Baca Juga: Timnas Indonesia Punya Progres Apik, Media Vietnam Puji Program Naturalisasi Skuad Garuda
16.00 WIB - Fans Timnas Indonesia, Yulianingsih dan Resti Astuti jauh-jauh datang dari Sukabumi, Jawa Barat untuk mendukung idolanya, Rizky Ridho.
"Dari Sukabumi, sengaja datang untuk nonton timnas," kata Yulianingsih dan Resti Astuti.
"Harapannya Timnas Indonesia main bagus, menang lawan Australia," imbuhnya.
16.10 WIB - Persiapan pengamanan jelang kedatangan Presiden Joko Widodo yang akan menyaksikan langsung pertandingan Timnas Indonesia vs Australia.
Jokowi dan rombongan sudah bertolak dari Bandara Kualanamu, Deli Serdang, pukul 13.00 WIB usai kunjungan kerja ke Sumatera Utara.
17.00 WIB - Fans Timnas Indonesia, Parsan, dari Gombong, Jawa Tengah antusias menyaksikan pertandingan Garuda. Dia mengaku sudah menggunakan kostum tokoh pahlawan fiksi dari Indonesia dalam tiga pertandingan terakhir.
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia Punya Progres Apik, Media Vietnam Puji Program Naturalisasi Skuad Garuda
-
Australia Memang Dominan, tapi Indonesia Punya 3 Alasan Kuat untuk Menang
-
Australia Bertekad Bungkam Timnas Indonesia, Shin Tae-yong Janjikan Kejutan Ini
-
Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Australia: The Professor hingga Trio Bomber On Fire!
-
Kembali Bersua Australia, Saatnya Justin Hubner Buktikan Kebenaran Perkataannya!
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Sistem Kelistrikan Flores Diklaim Pulih Total Usai Gempa M7,7
-
Tak Banyak yang Tahu, Pramono Anung Ternyata Punya Peran Khusus di Antara Megawati dan SBY
-
Pertamina NRE dan CRecTech akan Bangun Pabrik Percontohan Bio-Metanol di Sumut
-
BPK Apresiasi Transformasi Kementerian Hukum, Tata Kelola Terus Didorong Menguat
-
IHSG Meluncur Turun di Awal Sesi ke Level 6.300, Emiten Haji Isam Ambruk
-
Kado Kemerdekaan, Gubernur Sultra Turunkan Pajak Kendaraan Lama hingga 23 Persen
-
Harga Pupuk Turun 20 Persen, Petani Padi Sumedang Terbantu Tekan Biaya Produksi
-
253 Ton Logistik Telah Dikirim ke NTT, Kapal Rumah Sakit Segera Berlabuh
-
Dorong Pencegahan Penyakit, Waketum PSI Sebut Program Cek Kesehatan Gratis Perlu Diperkuat
-
Simpang Siur Isu Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Naik 4 Hari Beruntun