Suara.com - Pratama Arhan akhirnya diturunkan pelatih Shin Tae-yong saat Timnas Indonesia menghadapi Australia. Namun, dia cuma bermain dari bangku cadangan 21 menit jelang waktu normal berakhir.
Duel Timnas Indonesia vs Australia tersaji dalam matchday kedua Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Selasa (10/9/2024) malam WIB.
Pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta itu berakhir dengan skor kaca mata.
Pratama Arhan belakangan tersisih dari skuad Garuda menyusul bergabungnya para pemain naturalisasi seperti Nathan Tjoe-A-On, Calvin Verdonk dan Shayne Pattynama.
Saat Timnas Indonesia menahan Arab Saudi 1-1 pada 6 September lalu, Pratama Arhan cuma duduk di bangku cadangan sepanjang laga.
Namun peruntungannya berubah di laga kontra Australia. Pratama Arhan diturunkan Shin Tae-yong pada babak kedua tepatnya menit ke-79 untuk menggantikan Marselino Ferdinan.
Menariknya, Shin Tae-yong memainkan Pratama Arhan tidak pada posisi aslinya. Alih-alih wingback kiri, bek Suwon FC itu bermain sebagai penyerang sayap kiri.
"Saya pilih menurunkan Pratama Arhan karena dia punya atribut bertahan yang baik. Arhan diharapkan juga bisa bantu melancarkan serangan balik," kata Shin Tae-yong kepada awak media, Selasa (10/9/2024).
"Karena kami bermain bertahan dahulu sebelum melakukan serangan balik. [Dengan Pratama Arhan] ada juga strategi lemparan ke dalam," tambahnya.
Baca Juga: Keputusan Shin Tae-yong Disorot, Rafael Struick Ternyata Bermain dalam Kondisi Cedera
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon