Suara.com - Pengakuan Thom Haye yang merasa sakit hati dan dikhianati oleh SC Heerenveen terkait transfernya ke Como pada awal tahun ini, memicu kemarahan besar di kalangan penggemar sepak bola Indonesia. Klub asal Belanda tersebut kini menjadi sasaran empuk kritik pedas dari para netizen.
Unggahan terbaru SC Heerenveen di Instagram yang mengumumkan kekalahan telak 1-9 dari AZ Alkmaar langsung dibanjiri komentar negatif.
Para penggemar, terutama pendukung Thom Haye, merasa kecewa dengan sikap klub yang dinilai terlalu egois dan tidak menghargai jasa sang pemain.
"Kemudian mereka (Como) beralih dan mendatangkan gelandang lain. Sejujurnya, itu yang paling menyakitkan saya. Itu benar-benar transfer yang diimpikan. Kontrak saya juga akan segera berakhir. Kenyataan bahwa Heerenveen tidak memberi saya izin itu benar-benar menyakitkan," ujar Haye kepada ESPN.
Sentimen serupa juga diungkapkan oleh banyak penggemar lainnya yang merasa bahwa tindakan SC Heerenveen telah melukai hati Thom Haye. Mereka tumpahkan unek-unek di postingan SC Heerenveen.
Ajakan untuk berhenti mengikuti atau unfollow akun Instagram resmi SC Heerenveen pun ramai disuarakan.
Para penggemar merasa bahwa tindakan tersebut adalah bentuk protes yang tepat atas perlakuan tidak adil yang diterima oleh Thom Haye.
Namun, di tengah gelombang kritik, ada pula netizen yang mengingatkan pentingnya bersikap dewasa dalam menyikapi situasi ini.
Mereka menyarankan agar para penggemar tidak terbawa emosi dan melakukan tindakan yang tidak konstruktif, seperti menghujat atau menyebarkan kebencian.
Baca Juga: Thom Haye Blak-blakan Gagal ke Como 1907, Klub Ini Jadi Biang Keroknya
Berikut ini komentar-komentar mereka:
"Hati sang profesor terluka karna club ini," tulis @mid***.
"TOMBOL UNFOLL," tulis @win***.
"UNFOLL HEERENVEEN," tulis @alw***.
"Yok unfollow, klub ini udh membuat hati prof Haye teluka," tulis @cit***.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Mau Akhiri Perang, Israel dan Lebanon Akan Berunding di Roma Pekan Depan
-
Bakal Ada Tersangka Baru! Polisi Terus Usut Pengeroyokan Maut Pencuri Ayam di Bali
-
Sempat Berhenti 2 Hari, Donald Trump Ancam Serang Iran Lagi
-
Two Way Cake Apa yang Bagus dan Tahan Lama? Ini 5 Pilihan dan Review Pengguna
-
4 Cara Bikin Tampilan Chat WhatsApp Web Jadi Blur, Privasi Terjaga di Tempat Umum
-
Paolo Maldini dan Leonardo Mundur dari FIGC, Krisis Baru Guncang Sepak Bola Italia
-
'Jemput Bola' saat Reses, Habiburokhman: RUU Perampasan Aset Jangan Sekadar Perspektif Jakarta
-
Intip Kemajuan Pendidikan Malaysia: Siswa Difokuskan Kuliah hingga Dapat Bantuan Uang Tunai
-
Gunungan Sampah Penuhi RTH Penjaringan
-
Efisiensi Perusahaan Lewat AI, IOTF Catat Pendapatan Tumbuh 12 Persen pada Semester I 2026