Usai Tatsuma Yoshida, giliran pelatih Malaysia, Tan Cheng Hoe, yang menjadi korban Shin Tae-yong di Piala AFF 2020.
Tan Cheng Hoe memilih mundur dari jabatannya pasca gelaran Piala AFF 2020, setelah di laga terakhirnya menukangi Malaysia, ia dihajar Timnas Indonesia dengan skor 1-4.
Karena kekalahan 1-4 itu, Malaysia pun gagal lolos ke semifinal Piala AFF 2020 dan menjadi olok-olok pendukung Timnas Indonesia.
4. Vitezslav Lavicka
Vitezslav Lavicka menjadi korban keempat Shin Tae-yong usai tim besutannya, Kuwait, bersua dengan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia 2023.
Sebagai tuan rumah, Kuwait diharapkan bisa lolos ke Piala Asia 2023. Tapi kekalahan 1-2 dari Timnas Indonesia di laga pertama membuat mereka kesulitan lolos.
Apalagi setelah Timnas Indonesia memastikan tiket ke Piala Asia 2023 pasca mengalahkan Nepal 7-0. Alhasil, Vitezslav Lavicka dipecat dari jabatannya.
5. Dinh The Nam
Timnas Indonesia era Shin Tae-yong terbilang kerap bertemu Vietnam, entah itu di level senior ataupun di level kelompok umur.
Baca Juga: Rangking Timnas Indonesia Makin Melesat, Vietnam Mulai Ketar-ketir?
Di level kelompok umur, Shin Tae-yong pernah membuat pelatih Vietnam U-20, Dinh The Nam, lengser dari jabatannya sebagai pelatih.
Hal tersebut terjadi pada Kualifikasi Piala Asia U-20 2023 lalu, setelah Shin Tae-yong membawa Timnas Indonesia U-20 menang 3-2 atas Vietnam U-20.
6. Philippe Troussier
Tak hanya Dinh The Nam, pelatih Vietnam senior, Philippe Troussier, juga harus bernasib nahas setelah bersua dengan Shin Tae-yong.
Dalam tiga pertemuan, Shin Tae-yong berhasil membawa Timnas Indonesia menang 1-0 di Piala Asia 2023, lalu menang 1-0 dan 3-0 atas Vietnam di fase grup putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Karena tiga kekalahan beruntun itu, Philippe Troussier mundur dari jabatannya usai timnya digasak 0-3 di kandang oleh Timnas Indonesia.
7. Graham Arnold
Graham Arnold menjadi pelatih terbaru yang menjadi korban Shin Tae-yong usai mundur dari jabatannya sebagai pelatih Australia.
Ia mundur dari jabatannya pasca Australia hanya mampu bermain imbang 0-0 melawan Timnas Indonesia di laga kedua grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Hasil imbang itu juga dibarengi hasil buruk saat Australia kalah 0-1 dari Bahrain. Alhasil, Graham Arnold memutuskan mundur dari jabatannya sebagai pelatih.
(Felix Indra Jaya)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Diam-diam Pantau Kekuatan Timnas Indonesia, Striker Keturunan Depok Takjub dengan Sosok John Herdman
-
Turki Tersingkir Tragis dari Piala Dunia 2026 usai Kalah dari 10 Pemain Paraguay
-
Misteri Proses Naturalisasi Striker VVV-Venlo ke Timnas Indonesia Akhirnya Terjawab
-
Indonesia Bidik Status Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup, Segera Kirim Surat ke FIFA
-
Mulut Pedas Zlatan Ibrahimovic Bikin Thierry Henry Melongo saat Siaran Piala Dunia 2026
-
Cedera Patah Kaki di Piala Dunia 2026, Ismael Kone Kirim Pesan Menyentuh: Allah Punya Rencana Indah
-
Iran Gugat FIFA! Protes Aturan Diskriminatif yang Rugikan Tim di Piala Dunia 2026
-
Haiti Jadi Negara Pertama yang Angkat Koper dari Piala Dunia 2026 Usai Digilas Timnas Brasil
-
Sejarah Baru! Brasil Salip Jerman Jadi Raja Gol Sepanjang Masa Piala Dunia Usai Lumat Haiti 3-0
-
Fakta Gila Maroko vs Skotlandia: Ismael Saibari Samai Rekor Mo Salah di Piala Dunia 2026