Suara.com - Striker juara Piala Dunia 2018, Olivier Giroud dibuat mati kutu oleh kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes dalam duel FC Dallas vs Los Angeles FC, Minggu (22/9/2024).
Dalam pertandingan di Toyota Stadium, tim Olivier Giroud yakni LA FC harus takluk 1-3 dari FC Dallas yang dibela Maarten Paes.
Gol Dallas dicetak oleh Petar Musa (28'), Patrickson Delgado (60'), dan Logan Farrington (62').
Sementara LA FC mengemas satu gol melalui Eduard Atuesta pada menit ke-86.
Giroud tampil dari bangku cadangan dalam laga ini. Dia bermain 31 menit tetapi tak mampu memberikan impak signifikan untuk LA FC.
Olivier Giroud memang sudah berada di masa senja kariernya. Striker Prancis itu sudah berusia 37 tahun.
Namun, mengingat rekam jejaknya yang mentereng dari membela Arsenal hingga AC Milan, keberhasilan Maarten Paes bikin mati kutu Giroud jelas patut diapresiasi.
Jika membicarakan Giroud, akan sangat menarik jika melihat statistiknya dan membandingkannya dengan penyerang kebanggaan timnas Indonesia, Rafael Struick. Siapa lebih dahsyat?
Olivier Giroud
Baca Juga: Detik-detik Penyelamatan Gemilang Maarten Paes vs LAFC, FC Dallas: Oh My Maarten!
Olivier Giroud tidak memiliki statistik yang mentereng sejak bergabung dengan LA FC. Di musim ini, dia telah tampil sembilan kali tetapi baru mengemas satu gol.
Giroud tercatat telah bermain lima kali di MLS yakni ketika LA FC kalah 0-2 dari Houston, imbang 0-0 dari Houston, takluk 2-4 dari LA Galaxy, bermain imbang 1-1 dengan Austin dan tumbang 1-3 dari Dallas.
Dalam periode tersebut, Giroud sama sekali tidak mencetak gol. Satu-satunya gol yang dia ciptakan untuk LA FC terjadi di Leagues Cup ketika timnya tumbang 1-3 dari Colombus di laga final pada 26 Agustus lalu.
Rafael Struick
Sayangnya jika dibandingkan dengan Giroud, Rafael Struick juga tak bisa dibilang memiliki statistik yang baik.
Sebelum memutuskan pindah ke Brisbane Roar, Rafael Struick tidak mendapat banyak menit bermain bersama ADO Den Haag di kasta kedua Liga Belanda.
Tercatat, Struick cuma tampil tiga kali di Eerste Divisie musim ini tanpa torehan gol.
Dia bermain saat ADO Den Haag ditahan imbang VVV-Venlo dan FC Dordrecht dengan skor 1-1, serta ketika timnya takluk 0-5 dari Excelsior pada 30 Agustus lalu.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Erick Thohir Akui Kurang Tidur Gara-gara Nonton Piala Dunia 2026, Jagokan Argentina dan Prancis
-
Persib Bandung dan Federico Barba Resmi Berpisah
-
Usai Bertemu Presiden, John Herdman Fokus Persiapkan Timnas Indonesia Hadapi Dua Kompetisi Ini
-
PSS Sleman Resmi Tunjuk Pieter Huistra sebagai Pelatih untuk Super League 2026/2027
-
League Cup Jadi Senjata Baru Pertemukan Klub Super League dan Championship
-
Susunan Pemain Skotlandia vs Maroko di Piala Dunia 2026, McTominay dan Hakimi Jadi Andalan
-
Tumbangkan Australia 2-0, Amerika Serikat Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Predisi Belanda vs Swedia Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Iran Akan Ajukan Keluhan ke FIFA Terkait Pembatasan Selama Piala Dunia 2026
-
10 Pelatih Piala Dunia 2026 dengan Gaji Selangit: Ancelotti Termahal, Scaloni Tak Masuk