- Prajurit TNI berinisial ATW diduga menganiaya anggota polisi Desky Prima Idolakusuma di Asrama Brimob Slipi pada Jumat malam.
- Korban meninggal dunia di RS Pelni pada Sabtu dini hari setelah sempat mendapatkan perawatan medis akibat penganiayaan tersebut.
- Kapuspen TNI menyatakan menghormati proses hukum yang sedang berjalan karena kasus ini masih dalam tahap penyidikan aparat berwenang.
Suara.com - Seorang anggota polisi bernama Desky Prima Idolakusuma (30) dikabarkan atas dugaan penganiayaan yang dilakukan prajurit TNI inisial ATW di kawasan Asrama Brimob Blok F, Jalan KS Tubun III, Slipi, Palmerah, Jakarta Barat, pada Jumat (31/7/2026) malam.
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen Muhammad Nas menyebut pihaknya menghormati segala proses hukum yang saat ini berjalan terhadap kasus dugaan penganiayaan tersebut.
“Terkait pemberitaan tersebut, kami menghormati semua proses hukum,” kata Nas saat dikonfirmasi pada Selasa (4/8/2026).
Namun, Nas belum bisa mendetail terkait dengan duduk perkara peristiwa ini. Sebab, hingga saat ini aparat masih melakukan penyidikan, sehingga kasus tersebut belum dapat disimpulkan.
“Saat ini perkara masih dalam tahap penyidikan oleh aparat yang berwenang, sehingga seluruh fakta hukum belum dapat disimpulkan. Bila terbukti (pelaku prajurit TNI), pasti diproses,” ujarnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, penganiayaan Desky Prima Idolakusuma telah dilaporkan secara resmi terdaftar, LP/B/123/VIII/2026/SPKT/Polsek Palmerah/Polres Metro Jakarta Barat/Polda Metro Jaya pada Sabtu (1/8/2026).
Laporan ini dilayangkan seiring dengan korban yang meninggal dunia setelah menjalani perawatan di RS Pelni, Jakarta Barat sekira pukul 01.52 WIB, pada Sabtu (1/8/2026).
Suara.com telah mencoba melakukan konfirmasi ke Kapolsek Palmerah AKP Parman BM Nainggolan dan Kanit Reskrim Polsek Palmerah, Akp Dede Sobari.
Namun keduanya meminta agar kasus ini dikonfirmasi ke Polres Metro Jakarta Barat selaku pihak yang menangani perkara. Begitu pula dengan Polda Metro Jaya yang hingga berita ini ditulis belum membalas pertanyaan yang diajukan.
Baca Juga: Tukin TNI Naik, Jangan Sampai Masih Ada Prajurit Langgar Hukum
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Kasus Promosi Vape Libatkan Anak, Polisi Bakal Periksa Bigmo dan Produsen Liquid Tazelab
-
Bongkar Korupsi Jumbo! Kejati NTB Bidik 3 Kasus Sekaligus di Bank Daerah
-
Viral Komentar Tak Berempati Nakes ke Pasien BPJS, RSUP Dr. Sardjito Buka Suara
-
HUT RI Milik Siapa? Ketika Negara Merayakan dengan APBN, Warga dengan Iuran
-
Bakar Semangat Belajar Siswa Desa, KKN Unisri Sukses Gelar Aksi Inspiratif di SDN 1 Slogo Tanon
-
Jangan Tunggu 2028, MBG dan Anggaran Pendidikan Didesak Pisah Tahun Depan
-
3 WNI Korban TPPO Dipulangkan! Sempat Tergiur Iming-iming Gaji ART Rp7 Juta di Turki
-
MBG-Kopdes dalam APBN: Benarkah Negara Sedang Menciptakan Lapangan Kerja?
-
Xiaomi Siapkan Mobil Listrik Berfitur Swap Battery?
-
Polda Jateng Autopsi Jenazah AFF, Pelajar SMP di Pemalang yang Tewas Diduga Korban Perundungan