Suara.com - Penggemar Oxford United, terutama di Inggris, menunjukkan rasa jengkelnya dengan kelakukan netizen Indonesia yang terus bertanya kapan Marselino Ferdinan tampil.
Hal ini terlihat di kolom komentar Instagram akun @oufcofficial, di mana penggemar Oxford United menyentil kelakukan netizen Indonesia.
“Mengapa ada orang yang mengharapkan Marselino (Ferdinan) bermain?,” tulis komentar akun @lemmon7777 di akun Oxford United.
Bahkan akun yang diidentifikasi sebagai penggemar Oxford United dari Inggris itu mengirim sindiran jika Marselino sendiri jarang tampil di kasta kedua Belgia musim lalu bersama KMSK Deinze.
“Dia (Marselino) hampir tidak bermain di divisi dua Belgia musim lalu,” lanjut komentar akun @lemmon7777 tersebut.
Tak ayal komentar akun itu kemudian diserbu. Salah satu netizen mencoba membela diri dengan menyebut bahwa hal ini tak lepas dari fanatisme warganet Indonesia terhadap sepak bola.
Tapi, akun penggemar Oxford United itu meminta agar netizen Indonesia tak terus menerus memenuhi kolom komentar dan meminta agar bersabar menunggu Marselino tampil.
“Mereka tidak perlu terus-menerus bertanya, mereka perlu memiliki kesabaran,” balasan akun @lemmon7777 itu terhadap pembelaan netizen Indonesia.
Tak hanya akun @lemmon7777, ada pula beberapa penggemar Oxford United lainnya yang merasa rishi dengan komentar netizen Indonesia soal Marselino.
Baca Juga: Thom Haye Dapat Dorongan Mental Jelang Gabung Timnas Indonesia
“Sialan, berhenti bertanya mengapa Marselino tidak bermain,” bunyi komentar akun @theopayne77.
Rasa risih penggemar Oxford United terhadap pernyataan soal Marselino juga ditimpali oleh netizen Indonesia lainnya agar tak terus menerus mempertanyakan soal pemain berusia 20 tahun itu.
Sebagai informasi, Marselino memang tak kunjung dimainkan oleh Oxford United kendati sudah bergabung sejak Agustus kemarin.
Bahkan, nama eks penggawa Persebaya Surabaya ini tak masuk dalam daftar skuad berjuluk The U’s itu untuk berlaga di Championship 2024/2025.
Hanya saja, Marselino tetap bisa tampil di ajang Championship 2024/2025 karena statusnya sebagai pemain di bawah usia 21 tahun atau U-21.
Untuk pemain U-21 sendiri, masing-masing tim diperbolehkan menurunkan para pemain itu di Championship tanpa perlu mendaftarkannya ke skuad utama.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey