Suara.com - BRI Liga 1 2024/2025 menunjukkan betapa kerasnya kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia, terutama untuk posisi pelatih.
Terbaru, pelatih PSS Sleman, Wagner Lopes disinyalir menjadi korban keempat usai diistirahatkan manajemen.
Di bawah tampuk kepemimpinan legenda Timnas Jepang tersebut, PSS baru berhasil satu kali menang dan menuai dua kali imbang dari tujuh laga.
Sementara empat laga sisanya, Super Elja dipaksa tumbang. Bahkan dua kekalahan di antaranya ditorehkan saat melawan tim promosi Malut United dan Semen Padang.
Tak pelak, hasil minor itu membuat PSS terjerembab di dasar klasemen BRI Liga 1-2024/2025.
"Untuk sementara diistirahatkan dulu," kata Presiden Direktur PSS, Gusti Randa, Sabtu (5/10/2024).
Gusti juga berharap di sisa pertandingan paruh musim, PSS dapat meraup poin untuk menjauhi zona degradasi. Paling tidak, kata Gusti, PSS harus bisa bertengger di area papan tengah.
"Harapan saya sisa pertandingan sampai setengah musim, 10 pertandingan ini kita harus keluar dari zona degradasi meskipun baru paruh musim. Minimal ada di papan tengah, di papan tengah dulu," tegasnya.
Sebelum Wagner Lopes, empat pelatih lain yang meletakkan jabatan adalah Juan Esnaider, Milomir Seslija, Widodo Cahyono Putro dan Hendri Susilo.
Baca Juga: Daftar Klub BRI Liga 1 Penyumbang Pemain Terbanyak ke Timnas Indonesia, Siapa Tim Teratas?
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN