Bola / Bola Indonesia
Kamis, 10 Oktober 2024 | 21:25 WIB
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae Yong bersama Jordi Amat dalam konferensi pers jelang lawan Vietnam di Piala Asia 2023 (pssi.org)

Suara.com - Timnas Indonesia menjadi salah satu negara peserta putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia dengan rataan usia termuda yakni 25 tahun.

Meski demikian, pelatih Shin Tae-yong tidak lupa membawa beberapa pemain senior yang kehadirannya dinilai penting untuk menjaga mentalitas tim.

Dari 27 pemain yang dibawa Shin Tae-yong, setidaknya terdapat tiga pemain dengan usia matang untuk ukuran pesepak bola.

Kehadiran mereka diharapkan bisa menjaga mentalitas tim saat bertandang ke markas Bahrain dan China dalam lanjutan Grup C putaran ketiga pada 10 dan 15 Oktober 2024.

1. Sandy Walsh

Sandy Walsh saat memperkuat Timnas Indonesia di laga melawan Australia pada babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 (pssi.org)

Sandy Walsh adalah pemain ketiga tertua di Timnas Indonesia dan memiliki pengalaman yang cukup luas bersama Skuad Garuda.

Pemain 29 tahun itu versatile, dapat berposisi sebagai bek kanan, wingback kanan, bek tengah kanan, bahkan gelandang.

2. Thom Haye

Thom Haye saat memperkuat Timnas Indonesia di laga melawan Australia pada babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 (pssi.org)

Thom Haye juga berusia 29 tahun. Dia hanya lebih tua satu setengah bulan dari Sandy Walsh.

Baca Juga: Kevin Diks Diserbu Ucapan Selamat Datang Netizen usai Mendarat di Jakarta

Sejak menjadi WNI, Haye menjelma sebagai andalan di lini tengah berkat kualitasnya yang tinggi dan visi bermain yang cemerlang, sehingga dijuluki The Profesor.

3. Jordi Amat

Jordi Amat tegaskan siap bantu timnas Indonesia hajar Bahrain. (Instagram/@jordiamat5)

Jordi Amat adalah pemain tertua di Timnas Indonesia dan satu-satunya yang berusia di atas 30 tahun.

Bek milik Johor Darul Tazim itu saat ini menginjak usia 32 tahun. Dia merupakan salah satu sosok yang akan mengenakan ban kapten saat Asnawi Mangkualam tidak bermain.

Meskipun sering mendapat kritik karena blunder, pengalaman Amat membuat Shin Tae-yong masih menjadikannya pilihan meski performanya dipertanyakan.

Kontributor : Imadudin Robani Adam

Load More