Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong tak bisa menyembunyikan kekesalan setelah Garuda gagal menang atas Bahrain buntut keputusan kontroversial wasit Ahmed Al Kaf.
Duel Bahrain vs Timnas Indonesia dalam matchday ketiga Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia itu rampung dengan skor 2-2 pada Kamis (10/10/2024) malam WIB.
Skuad Garuda sempat unggul 2-1 hingga menit 90+6 sesuai waktu tambahan yang diberikan wasit keempat.
Namun, wasit Al Kaf tetap melanjutkan laga hingga Bahrain mencetak gol penyama kedudukan pada menit 90+9.
Pasca laga, Shin Tae-yong dengan berani "menunjuk hidung" wasit Al Kaf hingga petinggi Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) buntut insiden kontroversial yang terjadi.
"Bahrain dan Timnas Indonesia sama-sama mengerahkan kemampuan terbaik hingga wasit meniupkan peluit panjang pertandingan," kata Shin Tae-yong dalam konferensi pers pasca pertandingan.
"Namun, tetap saja, saya harus mempertanyakan tentang hal yang memalukan mengenai keputusan wasit. Jika wasit ingin berkembang maka keputusan wasit juga harus membaik," tambahnya.
Terkait petinggi AFC, Presiden organisasi tersebut adalah Shaikh Salman bin Ibrahim Al Khalifa, dedengkot sepak bola asal Bahrain.
Selain menjabat Presiden AFC, dia juga menduduki jabatan wakil pertama FIFA serta pernah menjabat sebagai Ketua PSSI-nya Bahrain pada 2002-2013.
Baca Juga: Deretan Seleb Murka usai Laga Bahrain vs Timnas Indonesia: Jerome Polin Ajari Wasit Menghitung!
Shin Tae-yong menyebut AFC harus berbenah, salah satunya perihal kualitas wasit andai ingin sepak bola Asia bisa lebih maju.
"Kedua tim melakukan yang terbaik sampai wasit meniupkan peluit panjang. Akan tetapi, saya harus memastikan kembali terkait dengan keputusan-keputusan wasit di pertandingan tadi," jelas Shin Tae-yong.
"Bila AFC ingin semakin maju, maka keputusan dan kepemimpinan wasit juga perlu diperbaiki," tambahnya.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan