Suara.com - Mantan pemain Timnas Indonesia Andik Vermansah tengah jadi sorotan publik sepak bola Tanah Air karena aksi brutalnya di salah satu laga lanjutan Liga 2 2024-2025.
Nama Andik Vermansah kembali jadi perbincangan fan sepak bola Indonesia, bukan karena isu naturalisasi yang sempat ia komentari.
Melainkan aksi brutalnya terhadap pemain lawan dalam lanjutan Liga 2 2024 di laga Persiraja Banda Aceh melawan PSPS Pekanbaru, Minggu (13/10/2024).
Dalam pertandingan tersebut, Persiraja yang diperkuat Andik hanya mampu bermain imbang melawan tim tamu, PSPS dengan skor 1-1.
Pertandingan ini diwarnai insiden terhadap pemain PSPS oleh Andik, tepatnya di babak kedua saat laga memasuki menit ke-71.
Bermula dari benturan Andik dengan pemain PSPS, hal itu membuatnya diganjar kartu kuning oleh sang pengadil lapangan.
Andik sempat beradu argumen dengan wasit, dan saat itu juga Ilham Fato mendekati keduanya sambil melontarkan beberapa kata.
Entah ucapan apa yang dilontarkan Ilham Fato, hingga membuat Andik langsung mengeplak wajahnya dan membuat sang pemain jatuh tersungkur.
Beruntung aksi Andik tidak diganjar kartu merah oleh sang pengadil, pertandingan pun kembali berjalan dengan kondusif.
Baca Juga: Adaptasi Mulus, Maarten Paes Puji Chemistry Lini Belakang Timnas Indonesia
Namun tak berselang lama, Andik dan Fato kembali terlibat dalam benturan, bahkan momen itu membuat para pemain lain terpancing emosinya.
Khususnya para pemain Persiraja dari bench pemain cadangan langsung menyerbu daerah bench pemain cadangan kubu PSPS Riau.
Kericuhan pun pecah, saling dorong antarpemain hingga adu melontarkan kata-kata, sebelum kondisi mulai kondusif.
Andik dan Fato pun saling berpelukan dan momen itu cukup lama disorot kamera, sebuah ironi yang memperlihatkan kualitas kompetisi Tanah Air.
Perilaku Andik di laga ini jadi sorotan, selain karena berlabel mantan pemain timnas juga menyandang kapten Persiraja.
Aksi provokasi dan main tangan seharusnya tidak diperlihatkan seorang pemain yang sempat jadi andalan Timnas Indonesia ini.
Kontributorr: Eko
Berita Terkait
-
Adaptasi Mulus, Maarten Paes Puji Chemistry Lini Belakang Timnas Indonesia
-
Sadis! Ingin Balas Bahrain, Netizen Indonesia Sarankan PSSI Contoh Pejabat Libya
-
Ketar-ketir Duluan, Wasit Omar Al Ali Unggah Doa Mohon Perlindungan Allah Jelang Laga Indonesia vs China
-
Perbandingan Harga Kevin Diks Vs Rizky Ridho, Bek Timnas Indonesia Tak Sampai Seperlimanya
-
Tinggal Sehotel di China, Momen Sarapan Timnas Indonesia Dibongkar Fitri Carlina: Aura 3 Poin!
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Sekolah Kemitraan dan Mobilitas Sosial: Pendekatan Collaborative Governance
-
10 Hari Bromo Membara, BNPB Ungkap 3 Biang Kerok Api Sulit Jinak: Medan Curam 80 Derajat
-
Namanya Bikin Salah Fokus, Ini 5 Fakta Menarik Mi Pentil Khas Bantul
-
Sunscreen Innisfree untuk Kulit Apa? Ini 4 Pilihan dengan SPF 50+ dan Tidak Perih di Mata
-
Soal Fatwa Haram Hadiah Lomba 17 Agustus, Ini Penjelasan MUI DKI
-
Harga Mobil Listrik Kini Lebih Murah dari Hybrid
-
Korban Gempa Venezuela Tembus 6.301 Jiwa, Ratusan Ribu Ton Puing Masih Dibersihkan
-
Didakwa Terima USD 271.500 Kasus Haji, Yaqut Siapkan Perlawanan
-
Cuman 40 Ribuan, Internet Tanpa Batas Kecepatan dan Kuota
-
Pengacara Yaqut Klaim Punya Bukti DPR Tolak Usulan 100 Persen Kuota Tambahan Haji Reguler