Suara.com - Winger Timnas Indonesia, Malik Risaldi, ternyata memiliki kisah yang cukup menggugah hati sebelum namanya terkenal seperti saat ini. Dia pernah menganggur cukup lama karena tak kunjung dapat pekerjaan.
Cerita ini terjadi pada medio 2017. Malik Risaldi harus mengalami pahitnya dunia saat kesulitan mencari kerja. Apalagi, mimpinya menjadi pesepak bola juga hampir terkubur. Saat itu, Malik harus mengakhiri kontraknya dari klub Liga 2, PS Bangka Belitung.
Dia dicoret dari daftar pemain. Padahal, winger asal Surabaya ini selalu jadi pilihan utama pelatihnya karena bermain sebanyak lima kali. Malik tak mengetahui secara pasti alasan pihak klub mendepaknya.
“Itu cuma lima pertandingan saja, terus dicoret, enggak tahu kenapa, padahal lima (laga) itu main terus, mungkin kurang kontribusi. Mungkin ya, enggak tahu juga,” kata Malik dikutip dari Youtube Tiento Indonesia.
Setelah dicoret, winger yang kini memperkuat Persebaya Surabaya itu sempat mengalami frustrasi. Sebab, dia tak kunjung mendapatkan pekerjaan setelah melamar di beberapa pabrik di Gresik, Jawa Timur.
“Setelah dicoret, terus akhirnya sempat frustrasi. Saya lantas melamar kerja di Gresik, sudah melamar ke mana-mana, tetapi enggak ada yang keterima,” ucap mantan pemain Madura United tersebut.
Tahun 2017 memang menjadi salah satu periode paling gelap dalam karier Malik Risaldi, Pasalnya, dia tak kunjung mendapatkan kabar baik ketika karier sepak bolanya sudah hampir tamat.
“Pada 2017 itu, pas dicoret itu frustrasi kan, di rumah ngapain, enggak ada sepak bola, terus ngelamar kerja itu. Muter di Gresik cari lowongan-lowongan, tapi nggak ada yang keterima,” kenangnya.
Penyerang berusia 27 tahun itu tampil sejak awal saat melawan Bahrain dan bermain 58 menit dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Nasional Bahrain, Riffa, Kamis (10/10/2024) malam WIB.
Baca Juga: Prediksi Susunan Pemain China vs Timnas Indonesia: STY Bikin Kejutan Lagi?
Mengenakan nomor punggung 10, pemain Persebaya Surabaya itu terbilang cukup mengesankan saat beroperasi di area lini serang skuad Garuda bersama Ragnar Oratmangoen dan Rafael Struick.
Selama 58 menit bermain, Sofascore mencatat dirinya melakukan 25 sentuhan, 16 umpan dengan akurasi 69 persen, satu crossing sukses, dan satu umpan jauh sukses dari tiga percobaan.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
-
Prediksi Susunan Pemain China vs Timnas Indonesia: STY Bikin Kejutan Lagi?
-
Protes PSSI Resmi Ditolak AFC! Hasil Bahrain vs Timnas Indonesia Tak akan Berubah
-
Sadis! Demi Lawan Timnas Indonesia, China Suntik Lutut dan Tulang Rusuk Strikernya
-
3 Pemain Timnas Indonesia yang akan Susul Jordi Amat Dicoret Jelang Lawan China
-
3 Pemain dengan Performa Mentereng di Grup C, Striker Timnas Indonesia Masuk Daftar
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Tertampar Fakta! Maarten Paes Miris Lihat Realita Sepak Bola Akar Rumput Indonesia
-
Chelsea Diprediksi Kesulitan Lawan Manchester City di Final Piala FA
-
Cuma 9 Kali Starter, Ousmane Dembele Kembali Raih Pemain Terbaik Ligue 1
-
Mengapa Belum Ada Striker Arab Saudi Sekelas Sami Al-Jaber Jelang Putaran Final Piala Dunia 2026?
-
Profil Timnas RD Kongo: Macan Tutul yang Lolos Dramatis ke Piala Dunia Usai Penantian Panjang
-
Cedera Saat Lawan Persija, Musim Layvin Kurzawa Bersama Persib Dipastikan Berakhir
-
Hampir Terpeleset dalam Perburuan Gelar, Lefundes Puji Mental Baja Borneo FC
-
Persib Ditinggal Layvin Kurzawa Jelang Hadapi Dua Laga Krusial Penentu Juara
-
Ranieri Buka Peluang Tangani Timnas Italia, Opsi Duet dengan Allegri Menguat
-
Real Madrid Siapkan Rencana Tukar Guling Kenan Yildiz, Tawarkan Brahim Diaz dan Gonzalo Garcia