- Emmanuel Petit memprediksi Manchester City akan mengalahkan Chelsea pada final Piala FA di Wembley Stadium, Sabtu (16/5/2026).
- Performa impresif Manchester City yang dominan berbanding terbalik dengan kondisi Chelsea yang inkonsisten sepanjang musim kompetisi tahun ini.
- Mentalitas buruk para pemain Chelsea menyebabkan mereka diragukan mampu menjuarai Piala FA dan terancam tanpa gelar musim ini.
Suara.com - Mantan pemain Arsenal, Chelsea, dan Timnas Prancis, Emmanuel Petit, memprediksi Chelsea akan kesulitan menghadapi Manchester City pada final Piala FA 2026.
Laga final akan digelar di Wembley Stadium pada Sabtu (16/5/2026). Manchester City datang dengan performa impresif, sementara Chelsea justru menjalani periode sulit musim ini.
Chelsea tercatat gagal menang dalam enam pertandingan terakhir sebelum akhirnya bermain imbang 1-1 melawan Liverpool akhir pekan lalu. Situasi tersebut dianggap mencerminkan inkonsistensi Chelsea yang musim ini sempat ditangani tiga pelatih berbeda.
Di sisi lain, Manchester City tampil dominan di bawah asuhan Pep Guardiola dan masih berpeluang meraih treble domestik setelah sebelumnya menjuarai Piala Liga Inggris.
Petit pun menilai City jauh lebih unggul dibanding Chelsea saat ini.
“Saya akan mengatakan dalam satu pertandingan final apa pun bisa terjadi. City baru saja menang melawan Chelsea dan kita hanya melihat satu tim di lapangan. Pertanyaannya sekarang sebenarnya siapa yang tidak bisa mengalahkan Chelsea?” kata Petit dikutip dari Triball Football.
“Sepertinya setiap tim bisa mengalahkan Chelsea saat ini. Jadi saya tidak melihat alasan kenapa City tidak bisa menang dengan cara mereka bermain, cara mereka mengontrol pertandingan, kualitas pemain, suasana tim, semuanya sangat berbeda dibanding Chelsea," imbuhnya.
Petit juga mempertanyakan mentalitas para pemain Chelsea yang dinilai gagal menunjukkan respons positif dalam beberapa bulan terakhir.
“Jadi saya tidak melihat kenapa para pemain tiba-tiba akan bereaksi di final ini ketika mereka tidak melakukannya selama berbulan-bulan," ungkap Petit.
Baca Juga: Kabar Buruk di Balik Fakta Gelandang Man City Mau Kenakan Jersey Timnas Indonesia
“Berkali-kali saya kecewa karena terus menunggu respons dan kebanggaan dari mereka di lapangan sebagai satu tim," lanjutnya..
“Lupakan apa yang kalian pikirkan atau rasakan. Lakukan saja pekerjaan yang dibayar untuk kalian. Dan mereka gagal. Semuanya gagal selama beberapa pekan terakhir," ujarnya lagi.
“Chelsea membutuhkan keajaiban. Tapi saya akan bilang itu tidak akan terjadi karena City adalah tim yang lebih baik dalam segala hal," tuturnya menambahkan.
Chelsea berpotensi menutup musim tanpa gelar apabila gagal mengalahkan Manchester City di final nanti.
Sementara itu, City masih menjaga peluang meraih treble apabila Arsenal terpeleset dalam persaingan gelar Premier League dan pasukan Guardiola terus menjaga konsistensi hingga akhir musim.
Berita Terkait
-
Kabar Buruk di Balik Fakta Gelandang Man City Mau Kenakan Jersey Timnas Indonesia
-
Pep Guardiola Yakin Omar Marmoush Punya Peran Penting untuk Manchester City
-
Alumni Chelsea Kembali? Cesc Fabregas dan Filipe Luis Jadi Kandidat Kejutan Pelatih Baru The Blues
-
Enzo Maresca Buka Suara soal Rumor Jadi Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
-
Chelsea Abaikan Pelatih Medioker, Kini Memburu Xabi Alonso Sebagai Juru Selamat Baru Bermodal Rekor
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Cuma 9 Kali Starter, Ousmane Dembele Kembali Raih Pemain Terbaik Ligue 1
-
Mengapa Belum Ada Striker Arab Saudi Sekelas Sami Al-Jaber Jelang Putaran Final Piala Dunia 2026?
-
Profil Timnas RD Kongo: Macan Tutul yang Lolos Dramatis ke Piala Dunia Usai Penantian Panjang
-
Cedera Saat Lawan Persija, Musim Layvin Kurzawa Bersama Persib Dipastikan Berakhir
-
Hampir Terpeleset dalam Perburuan Gelar, Lefundes Puji Mental Baja Borneo FC
-
Persib Ditinggal Layvin Kurzawa Jelang Hadapi Dua Laga Krusial Penentu Juara
-
Ranieri Buka Peluang Tangani Timnas Italia, Opsi Duet dengan Allegri Menguat
-
Real Madrid Siapkan Rencana Tukar Guling Kenan Yildiz, Tawarkan Brahim Diaz dan Gonzalo Garcia
-
Pelatih Baru Segera Datang, Kolumnis Belanda Sarankan Ajax Coret Maarten Paes
-
Era Baru Der Panzer Dimulai di Piala Dunia 2026, Nagelsmann Tolak Jerman Jadi Spanyol 2.0