Suara.com - Calon pemain timnas Indonesia, Kevin Diks mengungkapkan kemarahannya saat skuad Garuda gagal menang lawan Bahrain.
Sebagaimana diketahui, timnas Indonesia gagal meraih kemenangan ketika melawan Bahrain pada 10 Oktober 2024.
Anak asuh Shin Tae-yong sejatinya unggul 2-1 ketika masa injury time enam menit habis. Tapi, wasit tidak mengakhiri pertandingan.
Bahrain kemudian mencetak gol ketika injury time memasuki menit 90+9. Setelah itu, wasit langsung mengakhiri pertandingan.
Merespons tim Merah Putih yang dirugikan, Kevin Diks mengaku marah. Ia tidak senang apa yang terjadi di lapangan.
"Saya tidak senang dengan apa yang saya lihat. Cara beberapa negara bermain bukanlah cara terbaik untuk bermain sepak bola," ucap Diks dikutip dari Bold.dk.
"Saya marah menyaksikannya di TV dan membayangkan bagaimana jadinya jika saya berada di lapangan," imbuhnya.
Walau begitu, pemain FC Copenhagen ini menyaradari bahwa hal-hal seperti itu memang bisa terjadi di sepak bola.
"Saya juga tidak senang dengan cara wasit menanganinya di salah satu pertandingan. Tapi begitulah adanya," beber Diks.
"Sekarang saya hanya menantikan pengalaman baru dan berbeda dalam bermain sepak bola di banyak negara," sambungnya.
Adapun Kevin Diks masih dikejar agar segera debut bersama skuad Garuda. Namun, kini masih ada halangan karena transisi pemerintah.
Berita Terkait
-
Hina Timnas Indonesia, Selebgram Bahrain Nantang: Saya Akan...
-
Bung Towel Cium Gelagat Aneh STY saat Gagal Lawan China, Singgung Eliano Reijdners dan Mees Hilgers
-
Peluang Besar Timnas Indonesia Naturalisasi De Jong: Bakal Perkuat Lini Tengah
-
Siapa Igor Arungbumi Sanders? Opsi Striker Keturunan untuk Timnas Indonesia
-
Daftar Negara Pendiri AFC: Ada Indonesia, Tidak Ada Yang dari Timur Tengah seperti Bahrain
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Skuad Timnas Indonesia Belum Diumumkan, John Herdman Sudah Coret Satu Pemain
-
MLSC Samarinda Ramai Peminat, Borneo FC Segera Buka Akademi Sepak Bola Putri
-
Eliano Reijnders Menghilang di Latihan Persib, Bojan Hodak Buka Suara
-
Jelang Undian Grup Piala Asia 2027: Thailand Kasih Isyarat Takut Timnas Indonesia
-
Pembuktian Sang Mantan! Cahya Supriadi Dipuji Pelatih PSIM usai Bikin Frustrasi Persija
-
Jadwal Super League Pekan ke-30: Laga Krusial Perburuan Gelar Persib dan Borneo FC
-
Disepelekan dalam Perburuan Juara, Pelatih Borneo FC: Kami Bukan Tim Musiman
-
Thom Haye hingga Marc Klok Latihan Terpisah Jelang Persib vs Bhayangkara FC, Kenapa?
-
Persija Tumpul Lawan PSIM, Mauricio Souza Kritik Penyelesaian Akhir Timnya
-
Persib Mandul Lawan Arema FC, Bojan Hodak Nyinyir 'Puji' Kiper Lawan