Suara.com - Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong buka-bukaan soal mengapa dirinya kerap melakukan perombakan starting line up dalam pertandingan.
Shin Tae-yong dianggap sebagai pelatih yang tidak tertebak untuk pemilihan 11 pemain utama yang akan bertanding.
Contohnya ketika skuad Garuda melawan Cina. Juru taktik asal Korea Selatan itu justru tak memainkan Thom Haye serta Rizky Ridho sebagai starter.
Keputusan itu dianggap sebagai biang kerok kekalahan timnas Indonesia ketika melawan Cina dengan skor 1-2. Banyak netizen yang mempertanyakan mengapa juru taktik 54 tahun ini malah coba-coba di laga penting.
Salah satu pertanyaan netizen soal kebiasaan Shin Tae-yong merombak starting line up ini lantas mendapatkan jawaban. Hal tersebut diketahui via akun X resmi timnas Indonesia yang sedang melakukan aktivitas 'Tanya STY'.
Menurut jawaban Shin Tae-yong dalam pemilihan pemain starter dilihat dari kekuatan lawan seperti apa dan kondisi pemainnya sendiri.
"Pertama saya selalu melihat lawan seperti apa dan kondisi pemain kita. Dua hal ini yang paling menentukan starting line up," cuit akun timnas Indonesia.
"Jadi pemain yang turun di lapangan adalah yang terbaik berdasarkan pertimbangan tersebut," sambungnya.
Terlepas dari itu, skuad Garuda akan melanjutkan perjungan di Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada November 2024 melawan Jepang serta Arab Saudi.
Baca Juga: Kalah Lawan Cina, Kevin Diks Tetap Optimis Peluang Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026
Berita Terkait
-
Shin Tae-yong Berharap Pemain Liga Inggris Segera Fit, Elkan Baggott?
-
Shin Tae-yong Umbar Kekurangan Thom Haye Jadi Cadangan Lawan China: Secara Fisik Dia...
-
Hitung-hitungan Timnas Indonesia Bisa Menang WO atas Bahrain, 3 Gol Otomatis Dapat Tanpa Capek Lari-lari
-
3 Stadion di Negara Tetangga Cocok Jadi Kandang Pengganti GBK Timnas Indonesia vs Bahrain
-
Kejuaraan-kejuaraan yang Akan Diikuti Timnas Indonesia jika Gabung Oseania
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan