Suara.com - Proses naturalisasi Kevin Diks, bek kanan FC Copenhagen, semakin dekat ke garis finish. Bukan hanya dirinya, dua talenta muda berdarah Indonesia lainnya, Mauro Zijlstra dan Jairo Riedewald, juga dikabarkan akan mengikuti jejaknya untuk segera menyandang status Warga Negara Indonesia (WNI) hingga menjadi pemain Timnas Indonesia.
Menurut pengamat sepak bola tanah air, Bung Harpa, prosesi pengambilan sumpah ketiga pemain ini direncanakan akan dilaksanakan tak lama setelah pelantikan presiden baru.
"Sekali lagi ini informasi gua terima dari sumber yang sangat terpercaya ya. Dan dia bahkan menginformasikan pengangkatan sumpahnya itu akan dilakukan tidak dalam Minggu ini yaitu setelah pelantikan presiden," kata Bung Harpa di akun Youtubenya.
Kabar gembira ini tentu menjadi angin segar bagi pecinta sepak bola Indonesia yang menantikan kehadiran para pemain berbakat tersebut untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Sebelumnya, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, telah secara resmi memperkenalkan Kevin Diks sebagai calon pemain naturalisasi.
Kehadiran bek kanan bertalenta ini diharapkan dapat memperkokoh lini belakang skuad Garuda.
Sementara itu, Mauro Zijlstra, penyerang muda yang tengah bersinar di Liga Belanda, dan Jairo Riedewald, gelandang bertahan berpengalaman, juga menjadi sorotan karena potensi besar yang mereka miliki.
Ketiga pemain ini dinilai memiliki kualitas yang sangat dibutuhkan oleh Timnas Indonesia.
Dengan bergabungnya mereka, diharapkan skuad Garuda akan semakin kompetitif di kancah sepak bola internasional.
Baca Juga: Dito Ariotedjo: Lawan Bahrain Harus di Indonesia, Kalau Tidak Kita Menang WO!
Kabar mengenai naturalisasi ketiga pemain ini semakin santer setelah Jairo Riedewald mengunggah foto profil Instagram dengan latar belakang bendera Indonesia.
Tindakannya ini seolah menjadi kode bahwa dirinya telah mantap untuk menjadi bagian dari keluarga besar sepak bola Indonesia.
Mauro Zijlstra, yang berhasil meraih gelar runner-up top skor Liga Belanda U-21 musim lalu, juga telah mengirimkan berkas persyaratan naturalisasi ke PSSI.
Penyerang muda berbakat ini tinggal menunggu panggilan untuk datang ke Indonesia dan menyelesaikan proses administrasinya.
Dengan semakin dekatnya proses naturalisasi Timnas Indonesia ini, harapan besar pun tertuju pada ketiga pemain tersebut. Publik Indonesia sangat antusias menantikan debut mereka bersama Timnas Indonesia dan berharap mereka dapat memberikan kontribusi yang signifikan untuk kemajuan sepak bola Tanah Air.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Timnas Inggris Ingin Bermarkas di 'Jantung Amerika' Selama Perhelatan Piala Dunia 2026
-
Kapan Timnas Futsal Indonesia Main Lagi Usai Gilas Korsel 5-0?
-
H-134 Piala Dunia 2026: Harga Hotel di AS, Kanada dan Meksiko Meroket, Suporter Berebut Reservasi
-
Andrew Jung Tak Menyangka Satu Tim dengan Layvin Kurzawa
-
Teror Kartel Jelang Piala Dunia 2026: 11 Orang Tewas di Lapangan Sepak Bola Meksiko
-
Detail Kecil Perubahan Ala Michael Carrick: Metode Latihan Baru, Bangkitkan Mental Juara King MU
-
Marc Klok Siap Buat Layvin Kurzawa Nyaman di Persib Bandung
-
Kiper Persib Teja Paku Alam Perpanjang Rekor Clean Sheet, Emil Audero dan Maarten Paes Wajib Waspada
-
Layvin Kurzawa Debut Saat Persib Lawan Persis? Begini Kata Bojan Hodak
-
Jelang Napoli vs Chelsea, Antonio Conte Puji Setinggi Langit Taktik Bola Mati Arsenal