Suara.com - Ada 4 negara Asia yang ternyata ikut Konfederasi Eropa (UEFA) ketimbang bergabung Konfederasi Asia (AFC), perpindahan konfederasi ini telah lama dilakukan dan bukan tanpa alasan.
Ramai desakan Indonesia agar keluar dari AFC dan bergabung Konfederasi Ocenia (OFC) karena ulah segelintir negara-negara Arab.
Hal ini merujuk pada keputusan kontroversial AFC yang merespons serius permintaan Bahrain untuk memindahkan venue laga melawan Indonesia.
Federasi Bahrain merasa terancam dengan suporter Indonesia sehingga meminta laga yang digelar pada Maret 2025 mendatang dipindah dari Jakarta.
Perihal perindahan konfederasi ini ternyata bukan hal asing bagi negara-negara Asia, banyak yang lebih memilih keluar.
Bahkan di antaranya bergabung dengan UEFA, setidaknya ada 4 negara yang lebih memilih bergabung dengan Konfederasi Eropa, mana saja? berikut di antaranya.
1. Siprus
Siprus sejatinya masih berada di wilayah yang berbatasan dengan negara Asia Barat, seperti Lebanon, Palestina dan Suriah.
Namun pada 1934 atau semenjak Federasi Sepak Bola Siprus (CFA) berdiri, mereka lebih memilih bergabung Eropa alias UEFA.
Baca Juga: Jika Dinaturalisasi, Pacal Struijk Gusur Mees Hilgers Sebagai Pemain Termahal Timnas Indonesia
Timnas Siprus sempat berlaga di kompetisi antarklub seperti Liga Europa maupun Liga Champions lewat klub APOEL Nicosia.
Bahkan pada musim 20211-2022, Apoel sempat lolos hingga perempat final Liga Champions sebelum dikalahkan Real Madrid.
2. Kazakhstan
Negara pecahan Uni Soviet ini sempat bergabung AFC pada 1994-2000, dengan alasan wilayah teritorial mereka sebanyak 90 persen di kawasan Asia.
Meski pada akhirnya bergabung UEFA karena menganggap persaingan di Asia pada umumnya tidak sekompetitif di Eropa.
Kazakhstan bisa saja menjadi salah satu kekuatan sepak bola besar di Asia pada saat ini, andai saja tidak memilih keluar.
Berita Terkait
-
Jika Dinaturalisasi, Pacal Struijk Gusur Mees Hilgers Sebagai Pemain Termahal Timnas Indonesia
-
Korban Shin Tae-yong Bertambah? Media Italia Sebut Roberto Mancini Segera Dipecat
-
3 Keuntungan Timnas Indonesia Diperkuat Kevin Diks Lawan Jepang, Samurai Biru Dijamin Tumpul?
-
Harga Pasar Kevin Diks dari Masa ke Masa: Kini Setara Gaji Cristiano Ronaldo
-
Eks Striker DC United Nasihati Asnawi Mangkualam, Sampai Dibandingkan dengan Maarten Paes
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Menerka Lawan Argentina di Fase Knock Out: Messi Cs Lawan Uruguay atau Spanyol?
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Piala Dunia 2026 Ubah Wajah Sepak Bola: Dari 2 Babak Jadi 4 Babak, Inovasi atau Ancaman?
-
Jurgen Klopp Semprot Van der Vaart Usai Kritik Pedas Van Dijk di Piala Dunia 2026
-
Cetak Gol Tendangan Roket ke Gawang Irak, Mbappe Selisih 3 Gol dari Messi
-
Lionel Scaloni Blak-blakan: Argentina Lolos ke 32 Besar, Tapi Masih Banyak PR
-
Cristiano Ronaldo Baru 8 Gol, Messi 18 Gol, Miroslav Klose: Selamat Champ!
-
Pelatih Paraguay Serang FIFA: Piala Dunia 2026 Hanya untuk Orang Kaya Esensi Hilang
-
Pengakuan Jujur Lionel Messi Usai Menyandang Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia
-
Argentina Hajar Austria: Lionel Messi 18 Gol Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia