Suara.com - Turnamen futsal PORSEMA 2024 Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo berakhir ricuh akibat insiden tak sportif kiper menginjak leher pemain lawan.
Pelaku diketahui bernama Jonathan Syebat Agung Putra dari Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) menginjak leher pemain Fakultas Pertanian (FP), Rofiq Al Fajari Rusmawanto Putro dalam laga yang berlangsung di GOR UNS Kentingan, Selasa (22/10/2024) lalu.
Video aksi tak sportif itu pertama kali diunggah akun X @drivergojek1923, Kamis (24/10/2024) hingga memunculkan reaksi kecaman.
Dalam rilis resmi yang diunggah akun Instagram @porsema.uns, korban langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan tindakan medis berupa rontgen leher dan ct scan kepala.
"Kemudian terdapat indikasi pembengkakan otak dan patah tulang leher. Untuk memastikan maka dilakukan tindakan medis lanjutan berupa ct scan leher. Dan dari hasil tersebut tidak terdapat patah atau retak, tetapi masih tedapat pembengkakan otak," tulis pernyataan tersebut.
Dalam pernyataan itu juga dijelaskan jika Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNS memberikan sanksi tegas terhadap pelaku berupa larangan bermain di kompetisi PORSEMA seumur hidup.
"Kami telah berkomunikasi dan meminta pihak AFK (Asosiasi Futsal Kota) Surakarta untuk mengeluarkan sanksi tegas kepada pelaku," tambahnya.
Ketua AFK Solo, Argya Setya Wimala menembahkan, pihaknya telah mengeluarkan surat keputusan Nomor: 004/SKEP/X/2024 berkaitan dengan tingkah laku buruk sang kiper.
Dalam surat tersebut, pelaku Jonathan Syebat Agung Putra mendapat hukuman larangan bermain satu tahun dalam turnamen futsal di yang diselenggarakan AFK Solo.
Baca Juga: Cek Fakta: Raffi Ahmad Buka Situs Judi Untuk Bantu Perekonomian Masyarakat
"Karena laporan perangkat pertandingan dan video sudah sinkron, kami resmi mengeluarkan surat tersebut," paparnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey
-
Deretan Rekor Tercipta usai Meksiko Lolos 'Sempurna' ke Fase Gugur Piala Dunia 2026
-
Hong Myung-bo Akui Kesalahan Strategi Usai Korea Selatan Takluk dari Afrika Selatan