Suara.com - Calon pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks menyalamatkan timnya FC Copenhagen dari kekalahan saat melawan Real Betis pada matchday kedua Europa Conference League, Jumat (25/10) dinihari WIB.
FC Copenhagen yang dibela oleh Kevin Diks melakoni laga tandang ke markas Real Betis di Stadion Benito Villmarin. Tim tuan rumah langsung unggul di menit ke-8 lewat gol Abde Ezzalzouli.
Butuh waktu cukup lama untuk FC Copenhagen bisa menyamakan kedudukan. Pada menit ke-77, pemain Real Betis melakukan pelanggaran di kotak penalti dan wasit berikan hadiah penalti.
Kevin Diks yang jadi algojo sukses mencetak gol. Sepakannya tak bisa dihalau oleh kiper Betis, Adrian. Skor pun sama kuat 1-1.
Di laga ini, Kevin Diks juga mendapat kartu kuning di menit akhir pertandingan. Skor 1-1 bertahan hingga akhir babak kedua dan membuat FC Copenhagen sukses mencuri poin di markas Real Betis.
Gol penalti ke gawang Betis membuat Kevin Diks total telah mencetak 16 gol dan 18 assist untuk FC Copenhagen dari 145 pertandingan di semua kompetisi.
Sementara itu, proses naturalisasi Kevin Diks masih berjalan sesuai prosedur. Bek berusia 29 tahun itu sebelumnya menyatakan siap mengubah status kewarganegaraannya demi membela Timnas Indonesia.
Hanya saja, peluang Kevin Diks untuk bisa bermain melawan Jepang maupun Arab Saudi terbilang cukup berat.
Hal tersebut diungkapkan anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga yang berkaca dengan kondisi pemerintahan era Prabowo-Gibran yang baru saja berjalan.
Baca Juga: Dulu Neneknya ke Belanda karena Dipaksa Kini Sang Cucu Ingin Bela Timnas Indonesia
"Teman-teman kan tahu, pemerintahan masih baru. Ini kabinet juga berubah, nomenklatur kabinet juga berubah. Kemenkumham tadinya satu jadi tiga kementerian. Jadi semua lagi konsolidasi kementeriannya," kata dia.
"Komisi DPR RI juga baru saja terbentuk. Berubah semuanya, bergeser. Jadi sepertinya kalau untuk ngejar sekarang, kita ayo cepet-cepet kan lucu juga. Jangan segitu-gitunya juga lah," tambahnya.
Berita Terkait
-
Dulu Neneknya ke Belanda karena Dipaksa Kini Sang Cucu Ingin Bela Timnas Indonesia
-
Bak Zinedine Zidane, Dimas Drajad Tanduk Pemain Lawan Berujung Kartu Merah
-
Cek Fakta: Indonesia Tempati Peringkat 2 Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia
-
Berat Kevin Diks Bisa Main Lawan Jepang, Exco PSSI Bocorkan Situasinya
-
Dari Mana Darah Indonesia Miliano Jonathans? Pemain Keturunan yang Disebut Bikin Tajam Timnas
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis