Suara.com - Pemain keturunan Indonesia, Jordy Wehrmann menceritakan soal latar belakang keluarganya. Nenek dari pihak ibu Jordy merupakan orang Indonesia.
Jordy menceritakan dari informasi yang ia dapat dari pihak keluarga, sang nenek lahir dan besar di Indonesia namun kemudian datang ke Belanda.
Menurut Jordy, informasi-informasi mengenai sang nenek didapatnya saat ia pindah ke Surabaya, Jawa Timur, di mana ia punya menemui banyak keluarga besar.
"Itu sangat emosional, terutama bagi nenek saya. Dia orang Indonesia, lahir dan besar di sana. Ia banyak bercerita banyak tentang latar belakangnya, sejarah Hindia Belanda dan pendudukan VOC," kata pemain Madura United itu seperti dilansir Suara.com dari Soccernews.nl, Jumat (25/10/2024).
"Keluarga campuran Indonesia-Barat tidak dihargai dan tersingkir (di Belanda). Nenek saya berangkat ke Belanda, kuranag lebih karena dipaksakan. Namun ia mendapat kehidupan baik di sana," sambung Jordy.
Lebih lanjut, eks pemain Feyenoord itu mengatakan bahwa ia adalah generasi ketiga, orang Belanda keturunan Indonesia. Meski begitu ditegaskan Jordy, ia tak pernah lupa dari mana akar keluargannya berasal.
Hal itu juga yang mendorong Jordy punya keinginan kuat untuk bisa dinaturalisasi dan membela Timnas Indonesia. Ia sebenarnya sempat jadi incaran PSSI, namun Jordy saat itu sempat menolak karena beralasan ingin fokus pada karier klub.
Kini setelah bermain di Indonesia bersama Madura United, Jordy mengatakan bahwa ia sangat ingin membela tim Merah Putih demi membuat bangga sang nenek.
"Akan sangat luar biasa bagi keluarga saya jika itu terwujud. Saya pikir nenek saya akan sangat bangga di depan televisi atau di tribun stadion,"
Baca Juga: Eks Feyenoord: di Indonesia Banyak Orang Miskin, di Belanda Kami...
"Dia berangat ke Belanda saat masih usia 16 tahun dan 60 tahun kemudian cucunya dapat bermain di tim nasional negara asalnya," ungkap Jordy.
"Anda tidak bisa memikirkan hal lain yang lebih indah dari itu bukan? Itu sebabnya saya sangat senang dengan petulangan istimea ini," tutup eks anak asuh Dick Advocaat itu.
Berita Terkait
-
Eks Feyenoord: di Indonesia Banyak Orang Miskin, di Belanda Kami...
-
Bak Zinedine Zidane, Dimas Drajad Tanduk Pemain Lawan Berujung Kartu Merah
-
Cek Fakta: Indonesia Tempati Peringkat 2 Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia
-
Berat Kevin Diks Bisa Main Lawan Jepang, Exco PSSI Bocorkan Situasinya
-
Dari Mana Darah Indonesia Miliano Jonathans? Pemain Keturunan yang Disebut Bikin Tajam Timnas
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Toyota Pamerkan Land Cruiser Hybrid dan GAZOO Racing Terbaru di GIIAS 2026
-
Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa
-
Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!
-
Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat
-
Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed
-
Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!
-
Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun
-
Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste
-
Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten
-
Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik