Suara.com - Usai Timnas Indonesia dirugikan saat melawan Bahrain, nama AFC diganti oleh netizen Tanah Air menjadi ‘Arabian Football Comedy’.
Hal ini terlihat dari unggahan akun Instagram @erza1v2, di mana ia memposting foto logo AFC beserta motto-nya, yakni ‘The Future is Asia.
Dalam unggahan tersebut, terlihat arti AFC yang semula berarti ‘Asian Football Confederation’ diganti dengan ‘Arabian Football Comedy’.
Tak hanya mengubah arti dari AFC sendiri, unggahan itu mengubah motto ‘The Future is Asia’ menjadi ‘The Funny is Asia’.
Tak cukup sampai di situ, akun tersebut juga menuliskan keterangan jika AFC adalah ‘The Biggest Comedy Federation in the World’ atau ‘Federasi Komedi Terbesar di Dunia’.
Tercatata, toto tersebut diunggah oleh akun @erza1v2 pada tanggal 11 Oktober 2024, atau dua hari setelah laga antara Bahrain vs Timnas Indonesia.
Dapat disimpulkan jika unggahan tersebut merupakan bentuk kekecewaan pendukung Timnas Indonesia yang merasa dirugikan saat melawan Bahrain.
Netizen Tanah Air menilai Timnas Indonesia dirugikan sejak awal, di mana wasit yang ditunjuk untuk memimpin pertandingan, yakni Ahmed Al Kaf, berasal dari Oman.
Oman sendiri berada dalam satu federasi dengan Bahrain, yakni West Asian Football Federation (WAFF), sehingga penunjukkannya ditakutkan memunculkan keberpihakan.
Baca Juga: Mees Hilgers Bawa Kabar Buruk dari Liga Europa Jelang Lawan Jepang
Tak disangka ketakutan pendukung Timnas Indonesia itu terbukti, di mana wasit Ahmed Al Kaf dianggap banyak menguntungkan tuan rumah Bahrain sepanjang laga.
Puncaknya, wasit Ahmad Al Kaf memberikan perpanjangan waktu melebihi waktu yang diberikan oleh ofisial keempat di tepi lapangan.
Ofisial keempat sejatinya memberikan perpanjangan waktu 6 menit di akhir laga, tepatnya saat Timnas Indonesia unggul 2-1 atas Bahrain.
Namun, wasit Ahmad Al Kaf justru baru menghentikan laga pada menit ke-90+9, yang membuat Bahrain bisa menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Karena adanya indikasi kecurangan itu, Bahrain pun mendapat serangan siber dari pendukung Timnas Indonesia yang terlihat di akun Instagram federasinya, @bahrainfa.
Selain itu, Timnas Indonesia juga melayangkan protes ke AFC yang kemudian mendapat penolakan dari induk sepak bola Asia itu.
Malahan, protes dari Bahrain agar duel melawan Timnas Indonesia pada Maret 2025 digelar di luar Indonesia mendapat respon positif dari AFC.
Tak ayal kondisi ini kian membuat hadirnya sentimen bahwa AFC lebih menguntungkan banyak negara-negara Timur Tengah ketimbang memayungi seluruh negara-negara anggotanya.
(Felix Indra Jaya)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
3 Shio Paling Beruntung Pekan Ini, Ketiban Rezeki dan Kesuksesan Mulai 10 Agustus 2026
-
Teks Dasa Darma dan Tri Satya Pramuka, Lengkap dengan Tips Mudah Menghafalnya
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?