Suara.com - Pertandingan Copa del Rey yang harusnya dimainkan oleh Valencia dan Levante harus ditunda lantaran serangan Badai Dana di Spanyol, Rabu (30/10/2024).
Menurut laporan dari Football Espana, pihak PSSI-nya Spanyol menyetujui laga Valencia dan Levante ditunda akibat serangan badai Dana yang merusak sejumlah fasilitas umum dan menewaskan 63 orang.
Kawasan Valencia diterjang badai Dana dan menyebabkan banjir bandang di sejumlah titik. Pihak pemerintah kota Valencia umumkan hari berkabung akibat banyaknya korban tewas akibat serangan badai ini.
Levante dijadwalkan akan jalani laga tandang di Pontevedra di Galicia sedangkan Valencia melawan Parla Escuela di pinggiran kota Madrid pada babak pertama Copa del Rey.
Sementara itu laporan dari DW menyebutkan pihak Uni Eropa bersiap menawarkan bantuan ke Spanyol akibat terjangan badai Dana.
Menurut laporan dari media Jerman itu, wilayah Valencia merupakan daerah paling parah terkena dampaknya.
Jumlah korban tewas sebanyak 63 orang diprediksi akan bertambah, karena sampai saat ini tim penyelamat masih berupaya melakukan pencarian dan evakuasi korban.
Sementara itu, PM Spanyol Pedro Sanchez dalam pernyataan resmi mengatakan bahwa kawasan Valencia saat ini dalam keadaan darurat.
"Spanyol merasakan penderitaan Anda (warga Valencia)," ucap Sanchez.
Baca Juga: Badai Trami dan Kong-Rey Tewaskan 125 Jiwa di Filipina, Jutaan Orang Terdampak
"Kami akan mengerahkan semua sumber daya yang diperlukan untuk kita dapat bangkit dari tragedi ini," sambungnya.
Berita Terkait
-
Badai Trami dan Kong-Rey Tewaskan 125 Jiwa di Filipina, Jutaan Orang Terdampak
-
Doa Saat Angin Kencang, Mohon Perlindungan dan Berkah dari Allah SWT
-
Badai Tropis Memicu Banjir dan Longsor di Filipina, Korban Tewas Hingga Ratusan Orang
-
Tragedi Topan Trami Filipina: Korban Tewas Tembus 100, Puluhan Masih Hilang
-
Tangis Pilu di Tengah Banjir Filipina: 40 Nyawa Melayang, Puluhan Ribu Terlantar
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
Terkini
-
KPK Kejar Jejak Setoran Rp4,1 Miliar, Saksi Kasus Etik Suryani Mulai Diperiksa
-
Analisa: Kenapa Iran Rugi Besar karena Arab Saudi Diserang PMF Irak dan Houthi Yaman?
-
Geisz Chalifah Dipanggil KPK, Kasus Gratifikasi Tambang Batu Bara Rita Widyasari Kembali Bergulir
-
Pekerja Bangunan di Blitar Meregang Nyawa Saat Memlester Dinding, Polisi Selidiki Penyebabnya
-
A Spoonful of the Sea, Tradisi Ulang Tahun Korea yang Menghangatkan Hati
-
Pemkab Siak Klaim Tangani 152 Km Jalan Kabupaten yang Rusak
-
Rilis Final Trailer Film "Dan Bandung", Kisah Perjuangan Cinta Yang Siap Mengaduk Emosi Penonton
-
Buku The Principles of Power: Seni Menguasai Pengaruh Secara Etis
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Kejutan Survei SMRC: Jika Pilpres Digelar Sekarang, Prabowo Tidak Akan Terpilih Lagi