Suara.com - Meet the World With SKF Road to Gothia Cup 2025 telah sukses menggelar babak regional di kota ketiga dan keempat, yaitu Surabaya dan Solo, pada 9-10 November 2024. Sebanyak masing-masing empat tim dari dua kota berhasil melaju ke Grand Finale.
Dari 64 tim yang berpartisipasi, masing-masing kota mengirimkan 32 tim yang terbagi ke dalam 8 grup, di mana setiap grup terdiri dari 4 tim.
Babak Regional Surabaya diselenggarakan di Lapangan Sriti Arhanud Gedangan, Sidoarjo, sedangkan Regional Solo berlangsung di Lapangan Banaran Grogol, Sukoharjo.
Uniknya, 8 tim yang lolos ke Babak Grand Finale, berasal dari kabupaten/kota yang berbeda.
Di Surabaya, empat tim yang lolos ke Babak Grand Finale adalah Diklat Reklamindo (Batu), Farfaza FC (Surabaya), Diklat Gama (Malang), dan Forsgi Sidoarjo (Sidoarjo).
Dari Solo, ada G Soccer (Semarang), Diklat Wajar (Magelang), Mars Merah (Solo), dan Mataram Utama (Yogyakarta).
Ini membuktikan bahwa kekuatan sepak bola usia muda di Jawa Timur dan Jawa Tengah sudah merata.
Pada Regional Surabaya, Diklat Reklamindo keluar sebagai juara Regional Surabaya, setelah menumbangkan Farfaza FC 1-0 di laga final. Dalam perebutan tempat ketiga terbaik, Diklat Gama keluar sebagai pemenang, usai menumbangkan Forsgi dengan skor 1-0.
"Kunci kemenangan kami adalah disiplin, kerja keras, dan tentunya istirahat yang cukup. Kami bangga meraih gelar juara di Surabaya, karena seluruh pemain hasil binaan didikan Diklat Reklamindo sendiri, tanpa mengambil pemain dari sekolah sepak bola lain. Kami akan mempersiapkan diri dengan lebih lagi untuk babak Grand Finale di Jakarta," kata Handoko, pelatih Diklat Reklamindo.
Baca Juga: Carlos Pena Sebut Pelatih PSM Makassar Tak Baik untuk Sepak Bola Indonesia, Ada Apa?
Pada Regional Solo, G Soccer Academy menjadi juara, setelah menumbangkan Diklat Wajar 4-0 di final. Sedangkan Mars Merah berstatus peringkat ketiga, usai menumbangkan Mataram Utama dengan skor 1-0.
"Event ini sangat bagus untuk mencari bibit-bibit berbakat. Kita tahu kan Indonesia punya banyak talenta berbakat. Buat kami, event ini memiliki arti penting, melatih mental bermain anak-anak dalam sebuah turnamen. Saya berharap Meet The World With SKF ini diadakan setiap tahunnya," kata Muhammad Azhizhi, pelatih G Soccer Academy.
Selanjutnya, 8 tim dari regional Surabaya dan Solo, bergabung bersama 8 tim yang lolos dari regional Jakarta serta Bandung di Babak Grand Finale.
Wakil Jakarta yang lolos adalah ASIOP, Nawasena FC, Cipta Cendikia, dan Labskill. Sedangkan dari Bandung, yakni Akademi Persib Cimahi Team Biru, RMIFA Football Akademi Team Merah, PR Star Warriors FA, dan Akademi Persib Cimahi Team Putih.
Sementara itu, Direktur Turnamen Meet the World With SKF Road To Gothia Cup 2025, Mohamad Faisal, bersyukur Babak Regional Surabaya dan Solo berjalan dengan baik. Meski begitu, timnya akan terus melakukan evaluasi, agar Meet the World With SKF Road To Gothia Cup 2025 berlangsung lebih baik lagi di sisa kota Babak Regional, dan Grand Finale.
"Surabaya dan Solo luar biasa, kita tahu semua dua kota ini bisa dibilang 'Gila Bola', jadi antusiasnya sangat luar biasa. Kita bisa lihat di Surabaya dan Solo, bakat-bakat sepak bola Indonesia sangat banyak. Ini tentu menjadi kabar yang baik untuk sepak bola kita," kata Faisal.
"Saya juga mengimbau kepada wali murid atau wali siswa agar lebih bijak dan arif dalam menonton pertandingan tanpa perlu melakukan provokasi kepada siapa pun, karena Meet the World With SKF Road To Gothia Cup 2025 ini menanamkan nilai nilai-nilai positif, yaitu Teamwork, Sportsmanship, Fair Play, Leadership, Character Development, serta Friendships," tambahnya.
Selanjutnya, babak Regional Tournament akan diselenggarakan di Makassar pada 15-16 November, dan Pekanbaru (16-17 November 2024). Babak Grand Finale digelar di Jakarta pada 23-24 November 2024.
Pada babak Grand Finale, sang juara akan dikirimkan ke Gothia Cup 2025 mewakili Indonesia bersama satu wakil yang sudah ditetapkan, yakni dari hasil seleksi yang dilakukan Papua Football Academy (PFA) by Freeport.
Ini sebagai inisiatif dari SKF yang ingin memfasilitasi para pemain berbakat dari daerah yang kurang mendapatkan akses untuk bisa menunjukkan kualitas mereka. Untuk seleksi yang dilakukan bersama Papua Football Academy bakal digelar di Timika, Papua, 28-30 November 2024.
Hasil Regional Surabaya:
1. Juara: Diklat Reklamindo
2. Runner-Up: Farfaza FC
3. Peringkat 3: Diklat Gama
4. Peringkat 4: Forsgi
Hasil Regional Solo:
1. Juara: G Soccer
2. Runner-Up: Diklat Wajar
3. Peringkat 3: Mars Merah
4. Peringkat 4: Mataram Utama
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Arungi Super League 2026/2027, Adhyaksa FC Pindah Bermarkas di Kalimantan
-
Kim Jong Un Tiba-tiba Senggol Jepang: Negara yang Kalah Perang di Asia
-
Harga Jersey Baru Persija x Adidas Terungkap: Ada 2 Opsi, Versi Player Issue Tembus Rp1 Juta
-
Fans Atletico Madrid Bakar Jersey Usai Julian Alvarez Terang-terangan Ingin Tinggalkan Klub
-
Heboh! Shakira Kepergok Dicium Pria Misterius Saat Nonton Argentina vs Austria, Siapa Dia?
-
Rekor Gol ke-17 Lionel Messi di Piala Dunia 2026 Tuai Kontroversi, Peter Schmeichel: Tak Sah!
-
Lionel Messi Cetak Sejarah di Piala Dunia, Antonela Roccuzzo: Aku Mencintaimu
-
Regulasi U-23 Dihapus, Wonderkid Persija Pede Rebut Tempat di Era Shin Tae-yong
-
Puji Harry Kane, Declan Rice: Ketajamannya di Piala Dunia Tak Terelakkan!
-
Klasemen Sementara Peringkat Ketiga Terbaik Piala Dunia 2026: Belgia Terancam, Portugal Belum Aman