Suara.com - Penyerang Jepang, Ritsu Doan memuju antusiasme masyarakat Indonesia dalam mendukung Timnas Indonesia.
Striker berusia 26 tahun itu bahkan menyinggung pengikut media sosial (medsos) pemain skuad Garuda yang 'mengerikan'.
"Indonesia memiliki populasi (medsos) sekitar dua sampai tiga miliar, yang sekitar dua kali lipat dari Jepang, jadi semangat mereka terhadap sepak bola sangat kuat," kata Doan usai latihan di Lapangan A Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (11/11/2024).
Untuk itu, bomber yang merumput di Liga Jerman bersama Freiburg tersebut enggan meremehkan Indonesia.
Menurutnya, pertemuan terakhir kedua tim terjadi pada babak penyisihan grup Piala Asia 2023 awal tahun ini ketika Jepang menang 3-1 juga tak bisa menjadi patokan.
Baginya, skuad asuhan Shin Tae-yong sudah jauh berbeda dari yang mereka lihat 10 bulan lalu.
"Mereka sangat menghormati Jepang, namun di sisi lain, mereka juga ingin mengalahkan Jepang. Jadi, kita harus memastikan bahwa semangat tantangan mereka tidak membuat kita kewalahan," paparnya.
"Setelah pertandingan melawan Australia, kita tidak bisa mencetak 7 atau 8 gol, saya mulai sering mendengar Indonesia dan taktik mereka," tambah dia.
Timnas Indonesia kemungkinan mendapatkan energi tambahan dari sekitar 70 ribu suporter yang hadir di SUGBK.
Baca Juga: FIFA Soroti Calvin Verdonk Jelang Lawan Timnas Indonesia
Hal ini, kata Doan, menjadi motivasi ekstra untuk tim Shin Tae-yong dan membuat laga Jumat pukul 19.00 WIB nanti tidak akan mudah bagi timnya yang belum terkalahkan. [ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Lionel Messi Jadi Raja Gol Piala Dunia, Tapi Rekornya Terancam Disalip Mbappe
-
Puja-puji Scaloni untuk Lionel Messi: Lihat Saja Komitmennya!
-
Sempat Kesulitan, Didier Deschamps Bongkar Kunci Kemenangan Atas Irak
-
Erling Haaland Samai Rekor Harry Kane usai 2 Golnya Antar Norwegia ke 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Hasil Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Menggila, Timnas Perancis Pulangkan Irak
-
Misi Cari Bakat Emas Timnas Putri Indonesia, MLSC All Stars 2026 Kick-off Mulai Hari Ini!
-
Lewati Sederet Legenda, Lionel Messi Menjadi Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia
-
Menerka Lawan Argentina di Fase Knock Out: Messi Cs Lawan Uruguay atau Spanyol?
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Piala Dunia 2026 Ubah Wajah Sepak Bola: Dari 2 Babak Jadi 4 Babak, Inovasi atau Ancaman?