Suara.com - Bek tengah Jordi Amat mengonfirmasi bahwa kondisi fisiknya belum sepenuhnya pulih menjelang pertandingan penting Timnas Indonesia melawan Jepang dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Laga Timnas Indonesia vs Jepang akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jumat (15/11).
Pertemuan melawan Jepang menjadi momen krusial bagi Skuad Garuda yang wajib mengamankan poin agar tetap bersaing di posisi empat besar klasemen.
Namun, tim harus menghadapi tantangan tambahan dengan absennya Mees Hilgers yang mengalami cedera hamstring, serta Jordi Amat yang belum pulih sepenuhnya.
Jordi Amat mengakui adanya kendala di pergelangan kakinya, meskipun telah dua pekan terakhir berlatih bersama tim di Senayan, Jakarta.
"Saya punya beberapa masalah," ujar Jordi Amat saat ditemui di kawasan Senayan Jakarta.
Bek berusia 32 tahun itu menyatakan bahwa kondisinya semakin membaik, meski pemulihannya belum mencapai 100 persen.
Selama masa pemulihan, ia merasa senang bisa kembali berlatih untuk memulihkan kebugarannya.
Pemain Johor Darul Ta'zim (JDT) tersebut sebelumnya tidak dapat bermain melawan Arab Saudi dan Australia akibat cedera.
Baca Juga: Kevin Diks On Fire Jelang Lawan Jepang, Bilang Begini saat Latihan Perdana Timnas Indonesia
Setelah tampil singkat melawan Bahrain, ia kembali harus absen dalam laga melawan China pada Oktober lalu.
Kini, Jordi berharap dapat bergabung dalam skuad yang akan menghadapi Jepang dan Arab Saudi demi menjaga peluang di Kualifikasi Piala Dunia.
Meski demikian, Jordi mengaku baru mencapai sekitar 80 persen dari kondisi fisik optimalnya.
Dengan keinginannya untuk kembali berlaga, ia berkomitmen untuk terus meningkatkan kebugarannya demi membantu Timnas Indonesia dalam pertandingan besar mendatang.
"Jadi, ya, bersiap dan berusaha mencapai 100 persen," kata Jordi Amat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim